Sawah Muara Baru Setahun tak Panen

BAJAK SAWAH : Petani Desa Muara Baru saat membajak sawah yang gagal panen. Dalam satu tahun, areal sawah desa tersebut belum pernah panen. Selain akibat banjir, juga akibat serangan hama tikus.

CILAMAYA WETAN, RAKA – Satu tahun ke belakang, petani Desa Muara Baru, Kecamatan Cilamaya Wetan, belum merasakan panen. Pasalnya musim pertama di landa kekeringan. Terakhir, saat padi berusia dua bulanan, tanaman padi milik petani dilanda banjir dan diserang hama tikus.

Dikatakan Kepala Desa Muara Baru Ato Sukanto, setelah dilanda kekeringan yang cukup lama, akhirnya para petani mengurungkan niat untuk melakukan olah tanah. Padahal, seharusnya musim tanam sudah harus dilakikan. “Sudah setahun kita gak panen, saya juga prihatin sama para petani. Dan sampai saat ini terus cari solusinya,” ucapnya.

Berlanjut musim, air sudah bisa digunakan untuk olah tanah, bahkan usia padi juga sudah mulai beranjak dua bulanan. Namun petani kembali gigit jari, serangan hama tikus melanda dan merusakan sebagian sawah petani.

Tak sampai di situ, setelah diserang hama tikus, banjir awal tahun 2020 menambah keputusasaan para petani. Akhirnya, petani memasrahkan lahan pertaniannya untuk ditraktor kembali. “Mau gak mau, petani harus menggarap sawah kedua kali,” ucapnya.

Sementara, jika dihitung kerugian, entah berapa juta yang dihabiskan untuk hektaran sawah di Desa Muara Baru. Saat ini pun ia sering mendapat aduan dari pata petani terkait modal yang sudah menyusut.

Sementara menurut salahsatu Petani, Cecep, para petani saat ini merasa kekurangan modal. Meskipun tak banyak, para petani sangat mengarapkan bantuan dari pemerintah. “Kita sangat berharap bantuan dari pemerintah untuk memperingan modal kita, karena satu tahun terkahir kita belum merasakan panen,” tutupnya. (rok)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *