Purwakarta
Trending

Cuma Rp5 Ribu! Ojek Dadakan di Taman Batu Purwakarta Laris Manis Diserbu Wisatawan

PURWAKARTA, RAKA – Lonjakan wisatawan ke Taman Batu Purwakarta saat libur Lebaran tak hanya menghadirkan keramaian, tapi juga “mengubah nasib” puluhan warga Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong. Di balik indahnya destinasi alam ini, muncul fenomena baru yaitu warga berbondong-bondong beralih profesi menjadi tukang ojek dadakan.

Pantauan di lokasi pada Selasa (24/3) menunjukkan puluhan warga tampak sibuk hilir mudik mengantarkan pengunjung dari area parkir menuju pintu masuk wisata.

Jalur yang menurun saat berangkat dan menanjak saat kembali membuat jasa ojek menjadi solusi praktis bagi wisatawan yang enggan lelah berjalan kaki.

Meski jaraknya hanya beberapa menit jika ditempuh пешjalan kaki, kenyataannya banyak pengunjung lebih memilih naik ojek. Selain lebih cepat, tarifnya pun sangat terjangkau, hanya Rp5 ribu sekali jalan.

Fenomena ini tak hanya didominasi kaum pria. Uniknya, perempuan hingga anak-anak muda juga ikut ambil bagian menjadi pengemudi ojek. Mereka memanfaatkan momentum libur panjang untuk meraup penghasilan tambahan.

Salah satu pengunjung, Enung (46), mengaku sangat terbantu dengan adanya ojek tersebut. Ia menilai layanan ini menjadi solusi praktis, terutama bagi pengunjung yang tidak ingin kelelahan.

“Lumayan banget ini mah, apalagi jalannya kan lumayan turun terus nanti pas balik jadi nanjak. Naik ojek lebih enak, gak capek,” ujar Enung, Selasa (24/3).

Sementara itu, salah satu tukang ojek mengungkapkan bahwa profesi dadakan ini cukup menjanjikan, terlebih saat momen libur Lebaran seperti sekarang.

“Penghasilan mah lumayan, gak pernah dihitung berapa kali narik. Yang penting cukup buat kebutuhan sehari-hari. Apalagi kalau lagi Lebaran gini, pengunjung banyak banget,” katanya.

Perwakilan pengelola wisata, Erna, menegaskan bahwa keberadaan objek wisata ini memang diharapkan mampu memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

Ia menjelaskan, selain membuka peluang usaha, keberadaan ojek ini juga menjadi bagian dari pelayanan bagi wisatawan.

“Kami ingin wisata ini memberi dampak positif buat warga, salah satunya lewat peluang penghasilan. Ojek ini selain membantu masyarakat sekitar, juga memudahkan pengunjung. Harganya pun murah, cuma Rp5 ribu,” jelas Erna.

Ia juga menambahkan, saat hari biasa aktivitas ojek tidak terlalu padat, namun saat akhir pekan dan libur besar seperti Lebaran, permintaan meningkat drastis.

Ke depan, pihak pengelola berharap geliat wisata di Taman Batu Purwakarta terus berkembang secara berkelanjutan, sehingga mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan warga, serta tetap menjaga kenyamanan dan keselamatan pengunjung. (yat)

Related Articles

Back to top button