
LOMBOK BARAT – Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, mengeluarkan peringatan resmi bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi serangan berbagai penyakit seiring datangnya musim kemarau. Kondisi cuaca yang panas, kering, serta meningkatnya populasi debu menuntut masyarakat untuk lebih ketat dalam menjaga daya tahan tubuh.
Berdasarkan informasi kesehatan yang dirilis, terdapat delapan jenis penyakit yang dinilai sangat rentan menyerang individu selama periode kemarau ini:
- Demam Berdarah (DBD)
Risiko demam berdarah tetap tinggi meski curah hujan telah berhenti. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya populasi nyamuk dewasa. Mengenai fenomena ini, dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter menjelaskan, “Saat musim hujan, banyak terjadi genangan. Saat itulah nyamuk-nyamuk ini berkembang biak. Nah, saat memasuki musim kemarau saat ini, nyamuk dewasa itu semakin banyak,”. - Ancaman Dehidrasi
Cuaca ekstrem yang panas membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan, diimbau untuk selalu mencukupi kebutuhan air minum minimal delapan gelas sehari guna menghindari dehidrasi. - Dermatitis Atopik
Penyakit kulit kronis ini menyebabkan kulit meradang, gatal, kering, hingga pecah-pecah. dr. Nadia Octavia dari KlikDokter memaparkan, “Musim kemarau itu cuacanya sedang kering. Bagi beberapa orang, kondisi itu bisa memicu gangguan kulit seperti dermatitis atopik,”. - Diare
Penurunan pasokan air bersih selama kemarau sering kali berdampak pada higienitas pencucian makanan dan peralatan makan. dr. Andika Widyatama dari KlikDokter menambahkan, “Selain itu, kondisi musim kemarau membuat makanan lebih mudah terkontaminasi oleh udara yang berdebu. Kondisi hidangan yang kurang higienis itu berisiko menimbulkan diare,”. - Tifus
Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhii yang umumnya ditularkan melalui makanan atau minuman yang telah terkontaminasi. - Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
Udara yang kering dan berdebu menjadi faktor utama pemicu gangguan pada saluran pernapasan, yang sering kali ditandai dengan batuk dan sesak napas. - Penyakit Mata
Meningkatnya polusi udara dan debu yang beterbangan saat angin kencang di musim kemarau dapat menyebabkan iritasi serta infeksi pada mata. - Campak
Penyakit campak juga menjadi salah satu ancaman yang perlu diwaspadai karena penyebarannya cenderung lebih mudah terjadi dalam kondisi lingkungan yang kering.



