
KARAWANG, RAKA– Pemerintah Desa Kondangjaya kembali menunjukkan komitmennya dalam membenahi infrastruktur desa. Melalui alokasi Dana Desa tahap II tahun 2025, sejumlah pembangunan mulai direalisasikan, di antaranya pengecoran jalan setapak, pengaspalan jalan, dan pembangunan drainase.
Sekretaris Desa Kondangjaya H. Sarno Sukandi mengungkapkan, bahwa proyek ini merupakan hasil usulan warga yang disampaikan melalui forum musyawarah di tingkat dusun dan RW.
“Seluruh program ini adalah murni aspirasi warga. Kita dengarkan, kita musyawarahkan, dan sekarang kita realisasikan. Ini adalah bentuk nyata dari pembangunan yang partisipatif,”katanya, Selasa (23/9).
Menurutnya, kondisi jalan di beberapa titik sudah rusak parah dan mengganggu aktivitas warga, terutama saat musim hujan. Jalan becek, berlubang, dan sulit dilalui menjadi keluhan yang paling sering muncul.
“Kita prioritaskan jalan yang belum pernah dibangun dan yang kondisinya paling rusak. Ada satu titik pengecoran dan dua titik pengaspalan yang segera kita tuntaskan,” tambahnya.
Selain jalan, pemerintah desa juga menangani permasalahan drainase yang sudah lama dikeluhkan warga. Saluran air yang rusak dan dangkal menyebabkan air mudah meluap dan menimbulkan genangan di pemukiman.
“Drainase yang tidak berfungsi jadi sumber genangan. Maka, satu titik drainase kita bangun agar aliran air lancar, apalagi saat musim hujan. Warga jadi lebih nyaman,” ujarnya.
Sarno juga menegaskan, bahwa pembangunan ini tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga secara sosial dan ekonomi. Akses jalan yang baik mempermudah mobilitas warga, dan drainase yang lancar meningkatkan kualitas lingkungan.
“Kalau jalannya bagus dan tidak banjir, anak sekolah bisa berangkat dengan aman, pedagang bisa lebih lancar beraktivitas. Ini semua demi kenyamanan masyarakat,” pungkasnya. (zal)
H. Sarno Sukandi



