Anak Ingin Segera Sekolah, Yayasan Nurul Ansor Minta Vaksinasi Merata

Santunan anak yatim piatu dan dhu’afa

KARAWANG, RAKA- Terlalu lama mengikuti sekolah daring, anak-anak ingin segera kembali ke sekolah. Apalagi, saat ini Karawang sudah berada di level 2. Yayasan Nurul Ansor meminta agar pembelajaran tatap muka (PTM) segera dilaksanakan dan vaksinasi Covid-19 untuk siswa harus dilakukan secara merata hingga ke pedesaan.

Yayasan Nurul Ansor bersama Hayrat Yardim Turki kembali menyelenggarakan kegiatan santunan anak yatim dan dhu’afa. Pembagian santunan diberikan kepada sekitar 200 orang anak yatim di sekitar Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Kamis (9/9/2021). Ini merupakan kegiatan santunan ke-2 yang diselenggarakan Yayasan Nurul Ansor bersama Hayrat Yardim Turki.

Ketua Yayasan Nurul Ansor, M. Rifqi Syahrizal mengatakan, bahwa kegiatan santunan akan terus dilaksanakan secara rutin dalam rangka membantu masyarakat sekitar yayasan, khususnya anak yatim dan dhu’afa. Hal tersebut sejalan dengan visi misi yayasan yang selalu disampaikan oleh pendiri yayasan. “Alhamdulillah santunan ke-2 Yayasan Nurul Ansor bersama Hayrat Yardim Turki berjalan dengan lancar. Kami pun senang melihat anak-anak yatim dan dhu’afa yang turut berbahagia menerima manfaat dari kerjasama kami. Tentu saja kedepan Yayasan Nurul Ansor akan terus berkomitmen untuk menebar manfaat kepada masyarakat sesuai dengan yang diajarkan oleh pendiri yayasan almarhum Drs. H. Endang Sobirin. Apalagi masa pandemi belum berakhir,” kata Rifqi.

Sebagai pimpinan yayasan yang fokus di dunia pendidikan, Rifqi juga sangat berharap agar anak-anak bisa segera bersekolah kembali secara tatap muka. Saat sambutannya, Rifqi melontarkan pertanyaan kepada seluruh anak perserta santunan terkait keinginan mereka untuk masuk kembali ke sekolah dan belajar di kelas. Hal itu dijawab dan disambut dengan semangat oleh semua anak-anak yang sudah rindu suasana belajar di ruang kelas. “Saya menanyakan keinginan untuk sekolah tatap muka kepada seluruh peserta santunan. Mereka pun menjawab dengan antusias bahwa sangat ingin untuk kembali bersekolah di ruang kelas. Untuk mempercepat harapan itu terwujud saya kira perlu adanya program vaksinasi untuk anak dan pelajar secara merata, termasuk di Yayasan Nurul Ansor yang berada di wilayah pedesaan,” pintanya.

Rifqi berharap, agar kegiatan santunan kedepan mendapatkan dukungan yang lebih luas. Termasuk dukungan dari pemerintah, khususnya terkait dukungan program vaksinasi untuk anak dan pelajar yang saat ini dirasa kurang efektif di wilayah pedesaan. “Kami berharap program santunan rutin yang kami laksanakan bersama Hayrat Yardim Turki juga bisa mendapat dukungan yang lebih luas, khususnya dari pemerintah maupun pihak lain yang ingin melakukan investasi ukhrawi. Program vaksinasi untuk anak dan pelajar juga harus segera dimaksimalkan dan menjangkau wilayah pedesaan agar anak-anak bisa kembali sekolah tatap muka,” pungkasnya. (asy/rls)