Bunga Langka Tumbuh di Pemakaman

JADI TONTONAN: Bunga bangkai yang tumbuh di TPU Dusun Pawanda jadi tontonan warga.

JAYAKERTA, RAKA – Bunga yang dianggap langka tumbuh di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Pawanda RT 011/004, Desa Medangasem, Kecamatan Jayakerta. Penemuan bunga langka itu menarik perhatian warga.

Para pengunjung yang penasaran dengan bunga itu terus datang bergantian, bahkan diantara mereka juga turut mendokumentasikan. Jubaedah (32) warga setempat mengatakan, bunga langka yang tumbuh di area pemakaman tersebut mulai ramai dikunjungi masyarakat pada Senin (26/07). Kata dia, bunga itu dikenal dengan bunga bangkai. “Bunga ini baru ada di sini, katanya kan bunga (bangkai) ini bau tapi gak (bau), ini tumbuh sendiri soalnya ini semuanya juga kuburan,” jelasnya, kepada Radar Karawang di sela melihat bunga bangkai di TPU Dusun Pawana, Selasa (27/10).

Lebih lanjut, kata Jubaedah, pada Senin pertama kali awal ditemukan bunga bangkai itu terlihat mekar dan tidak layu seperti sekarang. Pihaknya mengaku pertama bunga bangkai ini ditemukan oleh salah seorang petani, kemudian diunggah di sosial media oleh warga setempat dan menjadi perhatian masyarakat. “Saya lihat uplodan dulu dari tetangga penemuan bunga ini, terus pada lihat ke sini, kemarin masih mekar sekarang udah agak layu,” katanya.

Pengunjung yang lain, Jaelani (30), warga Dusun Pawanda mengaku baru kali pertama melihat langsung bunga bangkai ini, pasalnya selama ini dirinya hanya bisa melihat fotonya melalui handphone. “Kata orang (itu) bau tapi sekarang kenyataannya ini gak bau,” tuturnya.

Sementara, Enja (60), yang kerap menggembala domba di area TPU Dusun Pawanda mengatakan, pihaknya sudah mengetahui bunga bangkai ini sebelum ramai pengunjung. Bahkan lebih dari sepuluh tahun yang lalu juga dirinya mengaku bunga bangkai ini pernah tumbuh di area TPU Dusun Pawanda. “Udah dua kali sebelumnya di sana tapi di TPU ini juga, kalau setahu saya ini namanya bunga badur yang bau itu,” pungkasnya. (mra)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *