Dana Desa Tidak Terserap

NGANTOR: Aparat Desa Kalangsari sibuk di kantor urus pekerjaan.

Desa Kalangsari: Pihak Kecamatan Kurang Peka

RENGASDENGKLOK, RAKA – Sampai akhir tahun 2019 kemarin ada delapan desa di Kabupaten Karawang yang tidak mencairkan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019. Dari delapan desa tersebut diantaranya dua desa di Kecamatan Rengasdengklok yaitu Desa Kalangsari dan Desa Rengasdengklok Utara.

Sri Redjeki, Camat Rengasdengklok mengatakan dua desa yang tidak dapat mencairkan dana desa tersebut karena SPJ belum diselesaikan, sehingga secara otomatis anggaran berikutnya pun tidak bisa dicairkan. “Karena kemarin terkendala SPJ-nya belum selesai, jadi tidak bisa dicairkan, tapi untuk (tahun) sekarang insya Allah bisa,” singkatnya, kepada Radar Karawang, Senin (6/1).

Sementara, Habibi, kasi Pemerintahan Desa Kalangsari mengaku dana desa tahun anggaran 2019, hanya tahap satu yang bisa dicairkan dengan total anggaran sekitar 245 juta, sedangkan tahap dua dan tiga belum dicairkan. Kata Habibi, hal tersebut memang karena belum menyelesaikan SPJ, padahal seharusnya dana desa tahap dua itu diperuntukkan untuk melanjutkan pembangunan jalan di Dusun Jatimulya RT 30 dan meneruskan pembangunan gedung serbaguna. Pihaknya mengaku untuk tahap tidak sudah pasti tidak akan cair karena tahap duanya pun tidak turun anggarannya. “Kita terkendala masalah arsitek, kalau untuk SPJ tidak ada kendala, cuma maslahnya di arsitek saja,” katanya.

Dhani Darmawan, Kaur Keuangan Desa Kalangsari mengatakan tidak ada solusi konkret yang diberikan oleh pihak kecamatan sehingga dua tahap Dana Desa Kalangsari tidak cair. Padahal fasilitas penunjang seperti komputer atau laptop untuk membuat proposal maupun SPJ di Desa Kalangsari sangat terbatas, seharusnya pihak kecamatan lebih peka dengan kondisi keadaan Desa Kalangsari. Pihaknya mengaku saat pergantian kepala desa pun tidak ada berkas-berkas untuk dipelajari. “Semua aset dan file-file kepala desa sebelumnya hilang tidak ada sama sekali, saat serah terima jabatan pun hanya memberikan rekening, STNK motor, mobil beserta STNKnya, sudah itu aja, sedangkan berkas lainnya tidak ada,” terangnya.

Sementara Sekdes Rengasdengklok Utara Asep Jumawi, saat disinggung soal dana desa yang tidak cair, dia menyerahkan jawabannya kepada kepala desa, sementara kepala desa nya sedang sakit. “Ke kantor aja, nanti tanya aja langsung ke kepala desa,” katanya saat usai menghadiri Sertijab kepala desa Rengasdengklok Utara kepada Pjs baru di kantor kecamatan. (mra)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *