Geger ODP Dikira Kabur saat Diperiksa

PERIKSA KESEHATAN: Tenaga medis Puskesmas Cibuaya lengkap pakai APD periksa kesehatan warga.

KUTAWALUYA, RAKA – Salah seorang warga Kutawaluya yang diduga positif corona, dikabarkan kabur saat akan diperiksa oleh tenaga medis. Namun setelah ditelusuri, orang tersebut hanya berstatus orang dalam pemantauan (ODP) karena baru pulang dari Bandung.

Kejadian ini bermula saat warga Kutawaluya yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di wilayah Bandung diduga pasien positif virus corona dan kabur saat akan diperiksa oleh pihak medis Puskesmas Cibuaya di kediaman rumah saudaranya yang berada di wilayah Cibuaya. Namun kabar yang beredar itu diluruskan oleh Kepala Puskesmas Cibuaya, Aep Saepudin bahwa PRT tersebut hanya sebagai ODP. “Itu ODP mau dikunjungi, tapi ternyata emang alamatnya di wilayah Kutawaluya, tapi saya sudah konfirmasi dengan Puskesmas Kutamukti (Kutawaluya),” jelasnya, kepada Radar Karawang, Jumat (27/3).

PRT itu dapat dikatakan ODP, menurut Aep, karena pendatang dari luar wilayah, apalagi dari luar negeri harus terlebih dahulu diperiksa guna antisipasi dan menjaga kenyamanan masyarakat setempat. “Jadi dia ke Cibuaya cuma main aja ke saudaranya, tapi sekarang kita pantau juga saudaranya,” imbuhnya.

Sementara untuk jumlah ODP di wilayah kerja Puskesmas Cibuaya sebanyak 13 orang, namun ada beberapa yang sudah selesai dalam pantauan, karena memang sudah dalam pengawasan selama 14 hari. “Jumlah terbanyak sempat diangka lebih dari 13 (orang), tapi kemarin ada 10,” ucapnya.

Dokter Umum Dudi Herdiadi, puskesmas Kutamukti Kecamatan Kutawaluya mengakui adanya informasi yang sempat beredar di sosial media warga yang diduga postif corona setelah pulang kerja Bandung, karena kondisinya tidak sehat sehingga majikannya mengantarkan pulang sampai Tanjungpura. “Jadi kalau misalkan dapat (informasi) dari WA grup atau facebook berita agak aneh jangan disebar, jadi saring dulu baru sharing,” ucapnya.

Tak hanya mewawancarai warga yang sempat geger diduga terpapar virus corona, tim satuan tugas Covid-19 Puskesmas Kutamukti juga melakukan pemeriksaan kesehatan kepada orang tersebut. “Hasil pemeriksaan tadi semuanya dalam batas normal, walaupun normal tapi tetap kita menyuruh untuk isolasi mandiri,” pungkasnya. (mra)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *