Gotong Royong Bikin Lapang Bulu Tangkis

GOTONG ROYONG : Pemuda Dusun Blokkraton, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengaadengklok gotong royong membuat lapangan bulu tangkis.

RENGASDENGKLOK, RAKA – Warga Gang Mawar RW 05, Dusun Blokkraton, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengaadengklok gotong royong membangun lapang bulu tangkis. Kegiatan ini merupakan inisiatif warga dan pemuda setempat yang dikerjakan secara swadaya.
“Lokasinya sih di RT 23, tapi yang gotong royong warga termasuk warga RT 24,” terang Ahmad Ubaidillah salah satu pemuda setempat.

Ubai sapaan akrabnya, pembuatan lapang bulu tangkis tersebut telah berlangsung sejak 2 minggu yang lalu. Lahan yang digunakan merupakan hak milik Abah Encuk, warga setempat yang memperkenankan pemanfaatannya untuk kepentingan bersama. Sebelumnya di kedua RT tersebut memang belum ada lapangan yang memfasilitasi minat olahraga masyarakat setempat. “Nantinya bisa buat olahraga, buat aktivitas pemuda dan orang tua juga sih, multifungsi lah, intinya punya tongkrongan baru lah,” ucapnya.

Masih dikatakan Ubai, dana yang digunakan merupakan sumbangsih warga setempat serta beberapa donatur. Adapaun pihak desa turut membantu dengan menyumbang bahan bangunan berupa pasir.
Dengan adanya lapangan baru, ia berharap warga di lingkungannya semakin guyub. Baik orang tua maupun para pemuda dapat mengadakan kegiatan-kegiatan yang positif.

Para pemuda juga menghias dinding di pinggir lapangan dengan seni grafiti dan mural. Oca Subrosa, pelukis murak yang juga pemuda setempat berpendapat seni selalu berkaitan dengan khidupan masyarakat. Seni yang tertuang di antara kedua dinding lapang buluntangkis yang dinamai “PB mawar” ini sebagi daya tarik warga sekitar, agar lapang tidak hanya bisa dikmati yang bermain bulutangkis saja.

Ia menuturkan, setiap pagi dan sore banyak anak-anak dan ibu-ibu kerap berbaur. Adanya fasilitas umum di lingkungan tersebut diharapakan mebuat kehidupan warga semakin rukun. “Tujuannya biar rukun saja, ada ruang komunikasi warga sekitar,” pungkasnya. (din)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *