Masjid Nurul Jannah Diancam Abrasi

KOTOR: Lantai dua Masjid Nurul Jannah tidak terurus. Kotor dan banyak debu.

CIBUAYA, RAKA – Abrasi menghancurkan daratan dan rumah penduduk di Dusun Pisangan, Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya. Tapi ada bangunan masjid yang masih bertahan di pinggir masjid. Yaitu Masjid Nurul Jannah.
Namun, kondisi masjid tersebut terlihat kotor.

Dari kejauhan masjid yang berwarna oranye itu sangat terlihat indah, ditambah dengan panorama yang menakjubkan karena berada di pesisir pantai. Namun sayang kondisi di dalam masjid seolah tak terawat dengan serius, pasalnya banyak debu di lantai dua masjid itu.

Pengunjung masjid, Wangsa (50) warga Telagasari mengatakan, dirinya sudah dua kali beristirahat sekaligus melihat keindahan pantai Cemarajaya dari lantai dua Masjid Nurul Jannah, namun pihaknya mengaku prihatin dengan kondisi masjid yang berpotensi sebagai destinasi wisata itu terlihat kotor. “Kalau mau duduk saja harus nyapu dulu, soalnya kotor banyak debu,” jelasnya kepada Radar Karawang saat ditemui di lantai dua masjid.

Meski terlihat kotor, lanjut Wangsa, Masjid Nurul Jannah itu tetap merupakan tempat referensi bagi para pengunjung untuk bersinggah, bahkan bisa menjadi tempat untuk berfoto-foto karena pemandangannya bagus dan indah. Apalagi lokasinya tepat di pesisir pantai. “Masjid ini selain untuk salat cocok juga buat tempat santai,” katanya.

Peletakan batu pertama Masjid Nurul Jannah pada 07 Januari 2002, Sebagaimana tertulis di pintu masuk masjid. Jika abrasi tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin masjid tersebut senasib dengan pemukiman warga yang sudah lebih dulu hancur dihantam gelombang laut. (mra)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *