Operator Masih Kesulitan Gunakan Siskeudes

BIMTEK LANJUTAN: Operator desa se-Rengasdengklok mengikuti bimbingan tidak lanjut Siskeudes di kantor Camat Rengasdengklok. Siskeudes dinilai lebih mudah dibanding laporan manual, jika operator sudah menguasainya.

Carum: Asal Tidak Malas, Bisa

RENGASDENGKLOK, RAKA – Operator desa se-Rengasdengklok mengikuti bimbingan tindak lanjut Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) di kantor Camat Rengasdengklok yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Desa Dukuhkarya.

Carum, sekertaris Desa Dukuhkarya mengatakan seharusnya Siskeudes tidak membuat bingung para operator, malah aplikasi tersebut dapat mempermudah laporan kinerja bagi operator, pihaknya mengaku jika ada yang mengatakan Siskeudes itu mempersulit desa dan itu tidak benar. “Asal ada kemauan dan tidak malas, soalnya lebih mudah dibandingkan manual,” jelasnya, kepada Radar Karawang, Senin (2/12).

Meski Siskeudes sudah berjalan sejak awal tahun 2019, tapi tidak menutup kemungkinan masih ada operator yang masih bingung dalam menggunakannya, lanjut Carum, maka perlu adanya tukar pikiran antara operator desa se-Rengasdengklok terkait penggunaan aplikasi Siskeudes. Pihkanya mengaku aplikasi Siskeudes di Kabupaten Karawang baru diterima operator desa sejak tahun 2018. “Kita baru menerima aplikasi Siskeudes akhir tahun 2018, dan itu kita dibintek di Jogja,” ujarnya.

Sementara saat ini di Kabupaten Karawang aplikasi Siskeudes masih bersifat offline, menurut Carum DPMD tidak menerima laporan keuangan dari desa langsung, melainkan melalui kecamatan. “Kalau dari desa langsung ke DPMD, nanti kecamatan tidak punya data, dan bisa kemungkinan data bisa berbeda,” pungkasnya. (mra)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *