Paket Sembako Sasar Yatim dan Jompo

BERIKAN BANTUAN: Karang taruna bagikan paket sembako kepada masyarakat.

TIRTAJAYA, RAKA – Karang Taruna se-Kecamatan Tirtajaya bentuk relawan Covid-19 sekaligus membagikan 300 paket sembako ke warga miskin. Gugun, ketua Relawan Covid-19 Kecamatan Tirtajaya mengatakan dirinya dan jajaran karang taruna sebelas desa di Kecamatan Tirtajaya membentuk Satgas Covid-19. Aksi sosial perdana yang dilakukan Satgas Covid-19 ini dengan membuat gerakan 1.000 paket sembako untuk jompo dan yatim piatu. “Rencana awal kita menggagas 1.000 paket sembako sasarannya untuk jompo dan anak yatim piatu tetapi karena waktu yang sangat mempet sekali dikasih waktu satu minggu, (jadi) kita hanya sanggup memberikan 300 paket sembako saja,” jelasnya, kepada Radar Karawang, Minggu (17/5).

Dari 300 paket sembako, menurut Gugun, diprioritaskan hanya untuk warga jompo saja dengan jumlah tersebut dibagi rata untuk sebelas desa yang ada di Kecamatan Tirtajaya. “Kebanyakan yang dikasih itu jompo janda dan ada juga yang sudah payah banget dan tidak bisa apa-apa lagi,” katanya.

Jika Covid-19 ini masih belum berakhir atau virusnya masih mewabah di tengah masyarakat, lanjutnya, pihaknya dan anggota akan terus melakukan aksi sosial selanjutnya. “Kita lihat situasi dulu, jika kira-kira corona ini masih belum bisa ditanggulangi dan wabahnya ini masih merajalela ke masyarakat, khususnya (berdampak) pada aspek ekonominya, maka akan diagendakan kegiatan bantuan sosial yang kedua kalinya,” ujarnya.

Gugun meminta di tengah wabah pandemi corona ini masih berlangsung supaya masyarakat mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah seperti jaga jarak, hindari kerumunan dan menghindari berpergian jauh jika tidak diperlukan.

Samsudin Kmd, penasehat Satgas Covid-19 karang taruna desa se-Kecamatan Tirtajaya mengaku kegiatan pembagian sembako ini berkat dari partisipasi pihak lainnya seperti Ketua MWC NU Tirtajaya, sekretaris Apdesi, kepala desa di Tirtajaya, kemudian para donasi dan Danposramil, sehingga bantuan sosial kepada warga jompo dapat berjalan dengan lancar. “Insya Allah pada awal bulan Juli 2020 kita akan bekerja sama dengan PHE ONWJ Pertamina,” pungkasnya. (mra)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *