PSBB Belum Berakhir, Ziarah Kubur Tetap Jalan

ZIARAH KUBUR: Komunitas Zabar Zain ziarah ke daerah Cirebon.

RENGASDENGKLOK, RAKA – Wabah virus corona belum dinyatakan berakhir oleh pemerintah, tapi tidak menyurutkan komunitas Zabar Zain untuk melaksanakan kegiatan rutin tahunan seperti ziarah kubur.

Ibnu Rois, ketua Zabar Zain mengatakan anak-anak Zabar Zain ini tetap melaksanakan rutinitas tahunan seperti ziarah kubur walaupun masih dalam masa pandemi, karena telah mengetahui informasi tempat penziarahan tersebut sudah dibuka, pihaknya mengaku tahun ini dirinya beserta anggota lainnya melaksanakan ziarah ke wilayah Cirebon. “Kemarin kita ziarah ke Sunan Gunung Jati, berangkat 10 orang biasnya hampir 15 orang,” jelasnya, kepada Radar Karawang, Kamis (25/6).

Lebih lanjut kata dia, rutinitas ziarah kubur ini biasa dilakukan setiap tahun sebagaimana tahun sebelumnya juga anak-anak Zabar Zain melakukan ziarah dengan menggunakan sepeda motor ke daerah Cianjur, tepatnya ke Cikundul dan ke Mama Sempur daerah Purwakarta. Kata Nunu, sapaan akrab Ibnu Rois mengatakan bahkan dua tahun yang lalu Zabar Zain ini melaksanakan ziarah kubur setiap bulan, hanya saja untuk wilayah daerah Karawang. “Dulu kita sempat sebulan sekali ziarah, cuma sekarang paling tahunan aja karena kan ke luar daerah Karawang,” ujarnya.

Menurut Nunu, ziarah kubur ini semata-mata untuk mengingat mati dan selain itu untuk kebersamaan antar anggota, kata dia, Zabar Zain ini bukan hanya bergerak di bidang musik, melainkan setiap satu minggu sekali pun melakukan kegiatan ratiban. “Jadi kita bukan hanya sekedar aktif di musik, bahkan kita juga sering ratiban bareng,” katanya.

Nunu menambahkan, untuk ziarah ke wilayah Cirebon itu hanya bermodalkan sarung, peci, celana dan koko. Diantara sepuluh orang yang ikut tidak semuanya punya uang banyak namun berkat kebersamaan sehingga bisa sampai dan pulang dengan selamat. “Kita makan satu makan semua di jalan juga gak ada penyekatan PSBB,” ujarnya.

Kiki Noor Hakiki, anggota Zabar Zain mengaku untuk ziarah tahun ini dirinya tidak ikut karena terkendala dengan motor, namun tahun sebelumnya dirinya sempat ikut saat ziarah ke Sempur Purwakarta. “Disamping ziarah kubur kita juga merasakan kebersamaan antar anggota Zabar Zain,” pungkasnya. (mra)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *