HEADLINEKarawang
Trending

Desa Mekarmulya Karawang Diterjang Banjir Hingga 1,5 Meter, Ratusan Warga Mengungsi

Radarkarawang.id– Curah hujan yang tinggi di wilayah hulu sungai, Desa Mekarmulya Karawang diterjang banjir hingga 1,5 meter, ratusan warga mengungsi.

Banjir kembali melanda wilayah Desa Mekarmulya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, menyusul meluapnya air Sungai Cibeet akibat tingginya curah hujan.

Peristiwa ini menyebabkan ratusan rumah warga Desa Mekarmulya jadi terendam dengan ketinggian air yang bervariasi, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

‎‎Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Karawang Ferry Muharam mengatakan,  intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu Sungai Cibeet mengakibatkan peningkatan debit air secara signifikan hingga melimpas ke kawasan permukiman warga.

 ‎”Ketinggian air di lokasi terdampak berkisar antara 30 sentimeter hingga 150 sentimeter,” kata Ferry Muharam, kepada Radar Karawang, Selasa (5/5).

‎Berdasarkan data BPBD Karawang, sambungnya, banjir berdampak terhadap sedikitnya 418 unit rumah warga serta lima fasilitas umum yang ikut terendam.

Baca juga: Bikin Macet, Satpol PP Karawang Tertibkan PKL di Jalan Utama Perumnas

‎”Banjir juga berdampak pada 1.407 jiwa atau 502 kepala keluarga. Dari jumlah tersebut, terdapat kelompok rentan yang turut terdampak, yakni 79 balita dan 19 bayi,” terangnya.

‎Kondisi genangan yang cukup tinggi, lanjutnya, memaksa sebagian warga untuk meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

‎”Sebanyak 191 orang telah evakuasi ke dua lokasi pengungsian, yaitu di kantor Desa Mekarmulya dan Gedung SDN 1 Mekarmulya,” paparnya.

‎Di lokasi pengungsian tersebut, lanjut Ferry Muharam, para pengungsi mendapatkan penanganan darurat serta bantuan kebutuhan dasar yang telah BPBD siapkan.

‎Ferry menambahkan, pihak BPBD Karawang telah bergerak cepat dalam melakukan penanganan di lapangan, termasuk menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung operasional dapur umum bagi para pengungsi.

‎”Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pangan dan perlengkapan dasar lainnya guna memastikan kondisi para korban tetap terjaga selama masa pengungsian,”tutupnya. (zal)

Related Articles

Back to top button