Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.
HEADLINEKarawang

Pertamina Bayar Kompensasi Nelayan Maret 2021

BAHAS KOMPENSASI: Perwakilan nelayan, sekda dan perwakilan Pertamina bahas kompensasi kebocoran minyak.

KARAWANG, RAKA – Pembayaran kompensasi PHE ONWJ atas terjadi kebocoran oil spil dua tahun lalu mendapat titik terang. Rencananya, Maret 2021 mendatang kompensasi akan dibayarkan semua.

Sejumlah nelayan perwakilan dari lima desa kembali mendatangi Kantor Bupati Karawang. Kedatangan para nelayan dari masing-masing desa ini ialah untuk meminta kejelasan terkait kompensasi yang diberikan PHE ONWJ atas terjadi kebocoran oil spil dua tahun lalu. Sejak terjadinya kebocoran oil spill di laut utara Karawang, kompensasi untuk para nelayan belum kunjung ada kejelasan. Hingga memasuki tahun 2021, para nelayan yang terdampak akibat peristiwa kebocoran tersebut belum mendapatkan kompensasi.

Salah satu nelayan Sungaibuntu, Kecamatan Pedes Warsad (45) mengatakan, kedatangan ia bersama perwakilan nelayan yang lain ialah untuk menuntut janji dari pihak Pertamina mengenai kompensasi atas terjadinya kebocoran oil spill yang merugikan para nelayan. Pasca terjadinya kebocoran, satu orang nelayan meminta kompensasi sebesar Rp150 ribu perhari selama 4 bulan. Tetapi sampai saat ini, kompensasi tersebut belum kunjung didapatkan oleh nelayan. “Kami sebagai nelayan menuntut janji pihak PHE ONWJ yang hanya sebatas janji saja,” katanya, kepada Radar Karawang, Rabu (3/2).

Warsad menuturkan, sejak terjadinya kebocoran yang merugikan para nelayan, kompensasi yang sudah diberikan oleh pihak pertamina kepada nelayan hanya Rp1,8 juta untuk satu orang nelayannya. Untuk itu, ia meminta agar Pertamina segera melunasi sisa kompensasi yang harus diberikan kepada nelayan. “Kami perwakilan dari 5 desa, ingin dibayarkan secepatnya,” ujarnya.

Senada dikatakan Rasam (45), perwakilan nelayan Pasir Putih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon. Ia meminta agar Pertamina segera menyelesaikan kewajibannya untuk memberikan kompensasi kepada para nelayan yang terdampak. Karena sudah hampir dua tahun sejak terjadinya kebocoran, kompensasi belum sama sekali diterimanya.
“Kalau saya sama sekali belum dapat. Di Sukajaya masih banyak yang belum dapat sama sekali. Karena masuknya gelombang C, yang masuk A dan B sudah nerima 1,8 juta. Kalau yang gelombang C belum nerima sama sekali,” tuturnya.

Ia meminta, usulan 150 ribu perhari itu dihitung selama 6 bulan. Karena walau dampak kebocoran itu selama 4 bulan, tetapi proses pemulihan selama 2 bulan juga harus dihitung. Karena itu menjadi kerugian bagi para nelayan. “Jelas kami kena dampak murni 70 persen berkurang penghasilan. Juli 2019 sampai satu tahun baru mulai berangsur tetapi belum total,” jelasnya.

Coorporate Secretary PHE Whisnu Bahriansyah menuturkan, penyelesaian kompensasi memang harus dilakukan. Pihaknya juga akan menyelesaikan kompensasi tersebut. Tetapi, penyelesaian kompensasi ini harus dilakukan dengan cara yang benar dan baik. “Agar kompensasi ini tepat sasaran. Tidak salah alamat,” tuturnya.

Pasca terjadinya kebocoran, kata dia, pihaknya sudah memberikan kompensasi tahap awal sebesar Rp1,8 juta untuk satu orang nelayan. Jumlah penerima kompensasi pada tahap awal ini sebanyak 9.965 orang.

Dikatakan dia, saat ini pihaknya masih melakukan verifikasi terhadap usulan penerima kompensasi. Menurutnya, proses tersebut cukup memakan waktu yang lama. Karena jumlah yang harus diverifikasi mencapai belasan ribu orang. “Verifikasi ini sudah hampir selesai. Data semua pengajuan mencapai 15 ribu. Tetapi ini terus bergerak, bisa ada penambahan atau pengurangan,” katanya.

Ditambahkannya, bagi nelayan yang sama sekali belum menerima pada tahap awal, akan diberikan sekaligus pada saat verifikasi final. Sedangkan yang sudah mendapatkan Rp1,8 juta, setelah hasil verifikasi nanti tinggal menerima sisanya. “Semisal nanti hasil verifikasi itu diketahui nominalnya berapa, kemudian dikurangi yang tahap awal,” tandasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang Acep Jamhuri mengatakan, hasil dari audiensi kemarin sudah disepakati antara nelayan dan pihak pertamina. Kompensasi untuk para nelayan akan dicairkan paling lambat Maret 2021. Kemudian CPCL kelompok C atau yang belum menjadi penerima pada tahap 1, akan dibahas oleh tim dan kemudian dibuatkan SK oleh bupati.

Sekda menjelaskan, yang disanggupi akan dicairkan pada bulan Maret 2021 khusus untuk nelayan, wisata bahari dan pohlaksar. Sedangkan untuk masyarakat terdampak lain, belum bisa diselesaikan pada Maret nanti. “Pokoknya Maret ini nelayan pasti semua, pohlaksar tidak semua karena datanya masih diinventarisir. Kemudian untuk tambak juga datanya masih diinventarisir,” ucapnya.

Sementara Ketua Serikat Nelayan NU Jawa Barat Muslim Hafid yang juga hadir dalam audiensi tersebut mengatakan, dari hasil audiensi dengan pihak pertamina dan pihak pemerintah ini dihasilkan beberapa poin. Yang pertama ialah verifikasi final dari Pertamina dan akan dicairkan pada bulan Maret. Kedua, tugas Pemda Karawang ialah mengeluarkan SK CPCL. Terkait besaran kompensasi, pihak pertamina masih akan melakukan diakusi dengan timnya dan bekerja sama dengan IPB.
“Nominalnya akan disosialisasikan sebelum pencairan. Saya haraf kompensasi untuk nelayan ini segera diselesaikan. Karena sudah 2 tahun tetapi belum juga selesai,” ujarnya. (nce)

Related Articles

Back to top button
Zeus vs Hades dalam Perspektif Probabilitas dan Variasi Hasil Permainan DigitalPaytable Mahjong Ways 2 sebagai Dasar Memahami Distribusi Simbol dan Peluang PutaranRTP Realtime Spaceman dan Batas Interpretasinya dalam Membaca Dinamika Sistem PermainanPengelolaan Anggaran Hiburan Mahjong Ways agar Tidak Mengganggu Kebutuhan Finansial UtamaHabanero dan Hot Fruits dalam Perubahan Desain Permainan pada Ekosistem Digital ModernRTP Live Mahjong Wins 3 dan Batas Membaca Pola Wild secara ObjektifVisual Sweet Bonanza dan Pengaruhnya terhadap Fokus Pengguna dalam Pengalaman Permainan DigitalFortune Rabbit Menunjukkan Perubahan Desain Karakter dalam Ekosistem Permainan DigitalStrategi Influencer dalam Promosi Starlight Princess dan Perkembangan Industri Game DigitalData Realtime Aviator dan Batas Interpretasi Performa dalam Sistem Permainan DigitalCrazy Time dan Peran Algoritma dalam Menjaga Stabilitas Sistem Kasino DigitalData Putaran Mahjong Ways 2 untuk Memahami Frekuensi dan Variasi Hasil PermainanFortune Rabbit dan PG Soft dalam Membentuk Persepsi Visual Pengguna Permainan DigitalTeknologi Lucky Neko dan Perannya dalam Membentuk Respons Sistem Permainan DigitalCrazy Time sebagai Contoh Integrasi Algoritma pada Infrastruktur Kasino Online ModernTransformasi Platform Mobile Mengubah Cara Mahjong Wins 2 Menyajikan Pengalaman PermainanRTP dan RNG Fortune Dragon sebagai Dasar Memahami Variasi serta Ketidakpastian HasilPerbandingan RTP Live Mahjong Wins 3 dan Sweet Bonanza melalui Pendekatan Analisis RasionalRTP dan Bonus Lucky Neko Ditinjau sebagai Informasi Statistik dalam Memahami Variasi PermainanRTP Live Mahjong Ways 2 dan Batas Membaca Peluang melalui Pendekatan ProbabilistikTiming Big Bass Bonanza dan Risiko Bias dalam Pengambilan Keputusan PemainPerubahan Harga Energi dan Dampaknya terhadap Infrastruktur Digital Pendukung Game AviatorDesain Grafis Mahjong Ways dan Pengaruh Stimulus Visual terhadap Perhatian PenggunaCrazy Time sebagai Bentuk Hiburan Virtual dalam Perkembangan Kasino Digital ModernPG Soft dan Fortune Ox dalam Perubahan Cara Pemain Memahami Informasi PermainanLucky Racing dan Pola Interaksi Arcade dalam Pengalaman Permainan DigitalVariansi Mahjong Ways 2 dalam Pembahasan Probabilitas dan Perubahan Hasil PutaranDesain Grafis Mahjong Ways 2 dan Pengaruhnya terhadap Perhatian Visual PenggunaGates of Olympus dan Peran Teknologi Digital dalam Menyajikan Mekanisme PermainanSweet Bonanza sebagai Contoh Perubahan Desain dalam Ekosistem Permainan DigitalGates of Olympus dan Peran Sistem Adaptif dalam Evolusi Permainan Digital ModernMahjong Ways 2 dan Perubahan Intensitas Aktivitas Pengguna dalam Ekosistem DigitalSimulasi Plinko sebagai Cara Memahami Distribusi Hasil dan Variasi Probabilitas PermainanPerforma Harian Big Bass Bonanza dan Batas Penggunaannya dalam Membaca Momentum PermainanKeheningan Lawan di Texas Hold’em sebagai Sinyal Psikologis dalam Poker LiveDiskusi Fortune Ox dan Perannya dalam Membentuk Pemahaman Informasi Permainan DigitalPerilaku Pengguna Sugar Rush saat Beradaptasi dengan Perubahan Pola Permainan DigitalProbabilitas Starlight Princess dan Pengaruhnya terhadap Persepsi Keberuntungan PemainBig Data Gates of Olympus dalam Membaca Pola Perilaku Pengguna Kasino OnlineSimulasi Sweet Bonanza untuk Memahami RTP dan Variasi Hasil dalam Sistem DigitalCara Pemain Menentukan Referensi Fortune Tiger dari Informasi dan Pengalaman KomunitasRTP Starlight Princess dan Cara Komunitas Menafsirkan Perubahan Hasil PermainanGates of Olympus dan Dinamika Putaran Ditinjau melalui Pendekatan ProbabilitasCara Pemain Wild Bandito Mengambil Keputusan Berdasarkan Informasi Komunitas DigitalInteraksi Scatter dan Wild Mahjong Ways 2 Ditinjau melalui Probabilitas dan StatistikHabanero dan Hot Fruits dalam Perubahan Mekanisme Permainan yang Lebih FleksibelSweet Bonanza dan Risiko Bias saat Menafsirkan Pola untuk Pengambilan KeputusanDiskusi Komunitas Mahjong Ways 2 sebagai Sumber Informasi dan Risiko Salah TafsirPola Harian Fortune Dragon dan Batas Penggunaannya dalam Membaca Dinamika PermainanStruktur Algoritmik Blackjack dan Perannya dalam Menjelaskan Mekanisme Keputusan Permainan