
KOTABARU, RAKA– Kondisi Gedung Puskesmas Kotabaru dikeluhkan warga dan pengunjung. Bangunan yang sudah berusia tua tersebut dinilai tidak lagi layak, lantaran dinding gedung Puskesmas Kotabaru retak dan bagian atap bocor saat hujan.
Sejumlah pengunjung mengaku khawatir kondisi bangunan tersebut dapat membahayakan keselamatan, terutama saat puskesmas sedang ramai oleh pasien dan tenaga medis. Mereka takut gedung ambruk sewaktu-waktu apabila tidak segera dilakukan perbaikan.
Salah seorang warga Kotabaru Sodikin (40) mengatakan, bahwa kerusakan gedung sudah terjadi cukup lama namun belum ada perbaikan berarti.
“Retakan di dinding itu sudah lama ada, tapi sampai sekarang belum diperbaiki. Kalau hujan, air sering menetes dari atap. Kami jadi tidak nyaman saat berobat,” katanya, Jumat (2/12).
Warga lainnya Wiwi (38) juga menyampaikan, kekhawatirannya terhadap keselamatan pasien dan tenaga medis yang setiap hari beraktivitas di puskesmas tersebut.
“Puskesmas ini pusat pelayanan kesehatan masyarakat. Kalau kondisinya seperti ini, tentu membahayakan pasien, anak-anak, lansia, dan juga petugas kesehatan. Kami berharap pemerintah segera memperhatikan kondisi ini,” ujarnya.
Senada dengan itu, seorang pengunjung lainnya Maesaroh (23) menilai perbaikan gedung sudah sangat mendesak untuk dilakukan. “Kami minta Pemerintah Kabupaten Karawang segera melakukan perbaikan atau renovasi. Jangan menunggu sampai ada kejadian dulu baru diperbaiki,” paparnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi kepada Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang Neni mengatakan, Dinas Kesehatan sudah meninjau langsung bangun Puskesmas Kotabaru pada Sabtu (3/1). Adapun bangunan Puskesmas sedang pengajuan rehab total di tahun 2026.
”Jadi mulai besok Senin (5/1) sudah packing pindahan ke kontrakan. Sehingga untuk rawat jalan dialihkan ke kontrakan atau Pustu Wancimekar,” singkatnya. (zal)



