
PURWAKARTA, RAKA – Informasi mengenai dua orang pendaki yang dilaporkan tersesat di Gunung Haur, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, sempat ramai diperbincangkan masyarakat.
Diketahui peristiwa tersebut pada Jumat (16/1). Adapun kedua pendaki tersebut diketahui bernama Moch Raihan Firdaus (25) dan Moch Rafi Pebrian (24), mahasiswa asal Karawang dan Bekasi.
Kapolsek Sukasari AKP Ahmad Sodikin membenarkan adanya laporan pendaki tersesat yang diterima pihaknya pada sore hari. Ia mengatakan laporan masuk sekitar pukul 16.20 WIB dan langsung ditindaklanjuti.
“Setelah menerima laporan, kami bersama tim gabungan langsung melakukan pencarian di lokasi,” ujarnya, Senin (19/1).
Menurut Ahmad Sodikin, pencarian dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur. Tim evakuasi terdiri dari lima personel Polsek Sukasari, lima anggota SAR Damkar, empat anggota Pramuka, serta tiga warga setempat.
Ia menjelaskan bahwa medan Gunung Haur cukup menyulitkan, terutama saat pencarian dilakukan pada malam hari. Setelah dilakukan penyisiran selama beberapa jam, kedua pendaki akhirnya berhasil ditemukan.
“Sekitar pukul 23.00 WIB, dua pendaki berhasil kami temukan dalam kondisi sehat,” ucap Sodikin.
Sodikin menyebutkan, setelah ditemukan, kedua pendaki tidak langsung dipulangkan. Ia memastikan tidak ada korban luka maupun gangguan kesehatan serius.
“Keduanya kami bawa terlebih dahulu ke rumah warga untuk beristirahat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta AKP Enjang Sukandi mengatakan bahwa kabar tersesatnya pendaki yang sempat beredar luas kini sudah dapat dipastikan selesai. Ia menegaskan bahwa situasi di kawasan Gunung Haur telah kembali normal. “Alhamdulillah, proses pencarian berjalan lancar dan kondisi di lokasi sudah aman,” katanya.
Enjang menambahkan, keberhasilan evakuasi tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, tim SAR, relawan, dan masyarakat sangat membantu mempercepat proses pencarian.
Terkait kejadian tersebut, pihak kepolisian mengingatkan para pendaki agar lebih memperhatikan keselamatan. Diharapkan kejadian serupa tidak terulang dan aktivitas pendakian dapat dilakukan dengan aman tanpa menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. (yat)



