Purwakarta
Trending

Kecelakaan Maut Lagi di Tol Cipularang

‎PURWAKARTA,RAKA – Kecelakaan lalu lintas fatal kembali terjadi di ruas Tol Cipularang. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Bekasi, Indra Satria Nugraha (43), meninggal dunia setelah mobil yang dikemudikannya mengalami kecelakaan hebat di KM 83 B Tol Cipularang, wilayah Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Kamis (22/1) pagi.

‎Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban melaju dari arah Bandung menuju Jakarta di tengah kondisi hujan deras yang mengguyur kawasan tol. Mobil Toyota Innova bernomor polisi B 1466 FQN yang dikendarai Indra diduga kehilangan kendali hingga menabrak pembatas beton dan sebuah dump truk di depannya.

‎Pj Kanit PJR Tol Cipularang, Ipda Kemas Dody, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.25 WIB. Menurutnya, korban saat itu berada di lajur kanan dan diduga hendak mendahului kendaraan dari lajur kiri.

‎“Kendaraan diperkirakan melaju di lajur dua atau lajur kanan dan hendak mendahului. Namun karena hujan deras dan jarak pandang terbatas, kendaraan diduga mengalami out of control,” ujar Dody saat dikonfirmasi di Kantor PJR Tol Cipularang.

‎Akibat hilang kendali, mobil korban disebut sempat membanting setir dan menabrak beton pembatas median jalan. Benturan keras tersebut membuat kendaraan terpental kembali hingga menghantam dump truk bernomor polisi A 9304 ZX yang berada di depannya.

‎“Mobil korban menabrak pembatas beton terlebih dahulu, lalu kembali menabrak dump truk. Penanganan lanjutan kami serahkan ke Unit Laka Polres Purwakarta,” kata Dody.

‎Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, Indra diketahui mengemudi seorang diri. Ia mengalami luka serius di bagian dada, kaki, serta sisi kanan tubuh akibat kerasnya benturan.

‎Dody menambahkan, korban masih dalam kondisi hidup saat dievakuasi dari dalam kendaraan. Petugas gabungan dari PJR, Jasa Marga, dan tim medis segera membawa korban ke RS Abdul Radjak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis.

‎“Korban sempat dievakuasi dalam keadaan hidup dan langsung dilarikan ke rumah sakit,” ucapnya.

‎Namun, upaya medis tidak membuahkan hasil. Berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, Indra Satria Nugraha dinyatakan meninggal dunia setibanya di RS Abdul Radjak Purwakarta.

‎Pantauan di lokasi kecelakaan menunjukkan mobil korban mengalami kerusakan parah. Bagian depan kendaraan ringsek berat, sementara sisi kanan mobil hancur, menandakan kuatnya benturan yang terjadi. Proses evakuasi pun berlangsung cukup lama lantaran korban sempat terjepit di dalam kendaraan, diperparah oleh kondisi hujan deras.

‎Sementara itu, sopir dump truk sekaligus saksi mata, Saipul, mengungkapkan bahwa saat kejadian dirinya sedang berhenti di bahu jalan untuk memeriksa kendaraan.

‎“Saya lagi berhenti mau ngecek mobil, baru mau naik, tiba-tiba ditabrak dari belakang. Benturannya keras sekali, saya kaget,” ujarnya.

‎Saipul menyebut dump truk bermuatan keramik tersebut rencananya akan menuju Bandung. Ia memastikan dirinya tidak mengalami luka dan kondisi truk relatif tidak mengalami kerusakan berarti.

‎“Saya enggak tahu mobilnya dari mana, tiba-tiba sudah nabrak. Waktu itu hujan deras,” katanya.

‎Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dump truk serta faktor cuaca dan teknis kendaraan yang terlibat dalam insiden maut tersebut. (yat)

Related Articles

Back to top button