Karawang
Trending

E-Voting Pemilih Tetap Datang ke TPS

radarkarawang.id – Pemerintah Kabupaten Karawang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) berbasis digital (semi-elektronik). Meski Pilkades digital, pemilih tetap datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Karawang, Muhammad Syaefuloh, menegaskan bahwa sistem Pilkades digital yang diterapkan tidak berbasis online, melainkan offline atau lokal (desktop system). Dengan begitu, potensi gangguan jaringan maupun manipulasi data dapat ditekan semaksimal mungkin.

“Sistemnya offline, hanya terhubung di lokasi pemungutan suara saja. Jadi tidak tersambung ke internet luar. Seperti jaringan di toko, hanya terbatas di situ saja. Karena itu, datanya lebih aman dan tidak bisa diakses dari luar,” jelas Syaefuloh, beberpa waktu lalu.

Menurutnya, setiap pemilih akan melakukan pencoblosan secara digital melalui layar sentuh, dan setiap pilihan yang masuk langsung terekam di database internal sistem. Untuk menjamin keaslian data, hasil pilihan tersebut langsung tercetak secara otomatis dan dimasukkan ke dalam kotak audit sebagai backup fisik.

“Ketika pemilih menekan pilihan di layar, data langsung terekam dan keluar hasil print kecil. Print itu dimasukkan ke kotak audit. Jadi ada dua bukti: digital dan fisik. Sistem ini membuat data tidak bisa diubah,” tegasnya.

Syaefuloh menambahkan, sistem ini juga mencegah pemilih melakukan pencoblosan lebih dari satu kali, seperti yang biasa dikhawatirkan dalam pemungutan suara manual.

“Kalau dulu kan pakai surat suara bisa rawan dobel, tapi sekarang tidak bisa. Setiap warga yang datang sudah terdaftar berdasarkan KTP dan undangan yang diberikan,” ujarnya. (mra)

Related Articles

Back to top button