Karawang
Trending

32.242 Orang Pindah ke Karawang Sepanjang 2025

KARAWANG, RAKA– Kabupaten Karawang masih menjadi salah satu daerah tujuan perpindahan penduduk di Jawa Barat. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karawang mencatat mobilitas penduduk yang cukup signifikan sepanjang tahun 2025, baik penduduk yang datang maupun yang pindah keluar daerah.

‎‎‎Sekretaris Disdukcapil Karawang Saepul Muhtadin mengatakan, bahwa jumlah masyarakat yang datang ke Kabupaten Karawang selama tahun 2025 mencapai 32.242 orang. Jumlah tersebut mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, yakni sebanyak 32.886 orang pada tahun 2024.

‎”Angka tersebut menunjukkan bahwa Karawang masih menjadi daerah yang diminati sebagai tempat tinggal dan bekerja,”katanya, Selasa (6/1).

‎‎Menurutnya, faktor utama yang mendorong masyarakat datang ke Karawang adalah alasan pekerjaan. Sebagai salah satu kawasan industri terbesar, Karawang menawarkan banyak peluang kerja di berbagai sektor, terutama industri manufaktur. Kondisi ini membuat arus pendatang ke Karawang relatif stabil dari tahun ke tahun.

‎Selain mencatat jumlah pendatang, sambungnya, Disdukcapil Karawang juga merekam data penduduk yang pindah dari wilayah tersebut. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 22.427 orang tercatat mengajukan pindah domisili.

‎”Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 21.396 orang. Peningkatan tersebut menunjukkan dinamika kependudukan yang terus berlangsung seiring kebutuhan masyarakat untuk berpindah tempat tinggal,” paparnya.

‎‎Saepul menambahkan, guna memberikan kemudahan kepada masyarakat, pelayanan administrasi kependudukan terkait pindah dan datang penduduk kini telah tersedia di seluruh kantor kecamatan. Dengan kebijakan tersebut, warga tidak perlu lagi datang langsung ke kantor Disdukcapil Kabupaten Karawang, sehingga proses pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien. ‎

“Disdukcapil Karawang berharap, kemudahan akses layanan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi kependudukan. Selain itu, data kependudukan yang akurat juga dinilai penting sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah ke depan,”tutupnya. (zal)

Related Articles

Back to top button