Libur Nataru di Tengah Cuaca Ekstrem
Pemkab Buka Layanan Kesehatan di Tempat Wisata

PURWAKARTA, RAKA – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026, berbagai langkah pengamanan dan peningkatan pelayanan mulai dilakukan pemerintah daerah bersama pengelola objek wisata di Purwakarta.
Persiapan tersebut dipicu oleh prediksi peningkatan mobilitas wisatawan sekaligus potensi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas wisata.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Purwakarta, Suhandi, menegaskan bahwa konsep wisata aman dan ramah lingkungan menjadi komitmen utama tahun ini.
“Kita harus menyediakan wisata yang aman, ramah lingkungan dan bersih,” ujarnya, Selasa (9/12).
Agenda penguatan layanan wisata sebelumnya dibahas dalam rapat koordinasi nasional yang diadakan Kementerian Dalam Negeri secara virtual.
Dalam forum tersebut terungkap bahwa musim liburan diperkirakan memicu peningkatan kunjungan ke berbagai daerah, termasuk Purwakarta, sehingga diperlukan mitigasi risiko yang lebih serius.
Menurut Suhandi, ancaman cuaca ekstrem seperti hujan deras, badai, hingga potensi banjir dapat menghambat perjalanan wisatawan. Karena itu pemerintah daerah menyiapkan pengamanan dan layanan kesehatan di setiap objek wisata.
“Akan ada tim pengamanan dan tenaga medis di lapangan. Risiko kecelakaan tidak bisa diprediksi, sehingga antisipasi harus menjadi prioritas,” katanya.
Waduk Jatiluhur menjadi destinasi yang diperkirakan menyedot pengunjung terbanyak. Sementara sejumlah objek wisata keluarga seperti Cikao Park dan Taman Batu di Bojong juga diprediksi ramai.
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, pemkab mempercepat perbaikan akses jalan ke destinasi-destinasi tersebut. Jalan menuju Taman Batu telah diperbaiki dalam beberapa pekan terakhir, sementara akses ke Gunung Parang di Tegalwaru juga masuk prioritas pembenahan.
Tak hanya pemerintah daerah, Polres Purwakarta turut menyiapkan pola pengamanan Nataru. Penempatan personel akan difokuskan di titik-titik keramaian, termasuk kawasan wisata, rumah ibadah, pusat aktivitas masyarakat, serta jalur menuju lokasi wisata. (yat)



