Bukan Pemburu Sertifikat

KARAWANG, RAKA – Anak hukum pastinya lebih menyukai dan menyenangi materi yang berkaitan dengan disiplin ilmu hukum. Begitu juga saat mengikuti kegiatan seminar. Mereka lebih antusias ketika materi yang diseminarkan adalah materi hukum.

Muhammad Iqbal Maulana, mahasiswa semester 2 Fakultas Hukum mengatakan, dirinya akan lebih antusias dan tertarik jika materi yang disampaikan dalam seminar berkaitan dengan disiplin ilmu hukum. “Karena saya anak hukum jadi lebih suka seminar tentang hukum. Apalagi tentang HAM. Itu yang biasanya diminati banyak anak hukum,” kata Yoga kepada Radar Karawang.

Dikatakan Iqbal, materi tentang HAM adalah materi paling asyik untuk dikaji dalam sebuah forum seminar. Karena mata kuliah HAM belum bisa ia dapatkan di semester awal. “Mata kuliah tentang HAM diajarkannya nanti di semester 6. Tapi pembahasannya menarik. Jadi kita juga sangat senang kalau diskusi tentang HAM,” katanya.

Senada diungkapkan Tiyas Amelina semester 2, HAM merupakan suatu hal yang pasti dimiliki oleh setiap individu. Untuk itu dia sangat tertarik ketika mengikuti seminar hukum tentang HAM. Ia juga mengaku sering mengikuti berbagai kegiatan seminar di kampus atau di luar kampus. Bahkan jika tema dalam seminar berkaitan dengan disiplin ilmu hukumnya, ia akan tetap mengikuti walaupun harus ada biaya yang harus dikeluarkan. “Kalau materinya tentang hukum walaupun bayar juga saya pasti ikut. Karena itu sangat menambah pengetahuan,” akunya.

Mahasiswa lain, Yoga Saripudin mengatakan, kegiatan seminar memang sangat penting bagi seorang mahasiswa. Terlebih baginya yang kuliah di Fakultas Hukum. “Rata-rata seminar kan dapat sertifikat. Kalau di jurusan hukum sertifikat itu jadi syarat buat mengikuti sidang skripsi. Minimal harus punya 5 sertifikat,” ujar Yoga.

Namun demikian, lanjut Yoga, mendapatkan sertifikat dalam sebuah seminar bukan menjadi tujuan utama bagi para mahasiswa. Yang menjadi tujuannya ialah pengalaman, pemahaman serta pengetahuan yang tidak didapatkan di dalam pembelajaran di kelasnya. “Tetap aja bukan tujuannya sertifikat. Tujuan utama tetap mencari ilmu tambahan diluar pembelajaran kelas,” pungkasnya. (nce)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here