Buntut Tawuran Pelajar: Pelaku Diciduk, Seluruh Kepsek Dikumpulkan

TANDA TANGANI PAKTA INTEGRITAS: Sejumlah kepala SMK sedang menandatangani pakta integritas keseriusan mengatasi tawuran hingga penggunaan napza di SMK PGRI Telagasari, kemarin.

PTM Harus Kantongi Izin

TELAGASARI, RAKA – Tawuran antarpelajar yang terjadi di Totoang Kecemek-Jarong, Jalan Raya Syeh Quro, Cilamaya Kulon, berbuntut panjang. Selain para pelaku diciduk polisi, para kepala sekolah SMK se Karawang juga dikumpulkan di SMK PGRI Telagasari, kemudian diminta menandatangani pakta integritas berisi keseriusan mencegah tawuran hingga balap liar. Selain itu, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menegaskan sekolah yang belum mengantongi izin Pembelajaran Tatap Muka (PTM), tidak boleh menggelar kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah 4 Jawa Barat Ai Nur Hasan mengatakan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, para pelaku tawuran pelajar ternyata bersekolah di sekolah yang belum memiliki izin melaksanakan PTM. “Berdasarkan data, sekolah mereka tidak punya izin PTM di Jawa Barat,” ungkapnya kepada Radar Karawang, Senin (11/10).
Ia melanjutkan, seharusnya anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat hingga pemerintah kabupaten cukup untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Namun, yang terjadi malah terjadi tawuran antarpelajar. Hal ini harus menjadi perhatian bersama agar persoalan tersebut tidak terjadi lagi. “Kabupaten Karawang sendiri telah menggelontorkan anggaran melalui program Karawang cerdas,” ucapnya.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Mulyana mengatakan, deklarasi yang digelar di SMK PGRI Telagasari merupakan bentuk perhatian dan kepedulian musyawarah pimpinan daerah (Muspida) terhadap peserta didik, terutama pelajar SMK. Pihaknya menyebut tindak lanjut dari deklarasi ini, nantinya para siswa akan diberikan pembinaan.
“Nanti pembinaannya langsung oleh pak Dandim,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Mulyana, kedepannya juga akan ada patroli yang dilakukan oleh pihak Muspika, hal itu guna mencegah terjadinya tawuran. “Saya ingin kerjasama seperti ini, terus berlanjut dibingkai dalam kepedulian yang sangat bagus dimotori oleh Muspida,” katanya.

Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo mengatakan, Muspida Karawang berkomitmen untuk mendorong seluruh kepala sekolah melalui pakta integritas ini, guna mewujudkan pembelajaran generasi muda yang bebas dari tawuran, narkoba, balap liar, perundungan, dan tindak asusila. Kemudian pihaknya juga menginginkan pelajar supaya belajar dengan disiplin, cinta tanah air, dan berwawasan kebangsaan bela negara.

Kata Dandim, akhir-akhir ini banyak terjadi pelanggaran oleh para siswa saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) baru dimulai. Misalnya tawuran, balapan liar, dan ditemukannya napza saat razia di sekolah.
“Jangan sampai terjadi kejadian yang tidak kita inginkan, suatu kejahatan bisa terjadi karena lemahnya pengawasan dari kita semua,” katanya.

Bupati Karawang Cellica Nurahadiana menyinggung sekolah-sekolah yang saat ini melaksanakan PTM tanpa memiliki surat izin dari Provinsi Jawa Barat, karena sejauh ini baru 30 SMK dan 40 SMA negeri serta swasta yang memiliki izin melaksanakan belajar di kelas. Meskipun begitu, dia mengingatkan agar sekolah menunda belajar PTM sebelum mengantongi surat izin. “Yang sudah-sudah kita maafkan, tapi kalau masih ada yang ngeyel terpaksa kita layangkan surat. Karena kita sudah memiliki data sekolah mana saja yang sudah mengantongi surat izin,” katanya.

Masih dikatakannya, kegiatan deklarasi tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah, Polri dan TNI agar dunia pendidikan di Karawang bisa memenuhi fakta integritas dengan menyelenggarakan pembelajaran dengan tertib, melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap tawuran, balap liar, bulliying, peredaran dan penggunaan napza serta kekerasan lainnya, dan menegakan kedisiplinan di lingkungan sekolah dan masyarakat untuk membentuk karakter dan menciptakan ketertiban umum. “Hari ini (kemarin) kita berkomitnen dan melakukan tanda tangan bersama-sama untuk menyepakati deklarasi patka integritas ini,” pungkasnya. (mal/mra)