Kelas Kosong jadi Sarang Binatang

BERSIHKAN KELAS: Siswa SMAN 1 Klari gotong royong bersihkan kelas yang sudah lama dibiarkan kosong karena pandemi Covid-19. Tidak hanya kursi dan meja, perlengkapan kelas seperti kipas angin pun turut dibersihkan

Bersihkan Sekolah tak Selesai Sehari

KARAWANG, RAKA- Hampir dua tahun gedung sekolah tidak dipakai pembelajaran ternyata menghasilkan debu yang sangat sulit untuk dibersihkan. Melihat hal itu guru dan siswa SMAN 1 Klari gotong royong membersihkan ruang kelas untuk persiapan pembelajaran tatap muka (PTM).

Staf kesiswaan, Putri Mega Hidayat mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan persiapan bilamana Pembelajaran tatap muka tingkat SMA sudah bisa dilaksanakan. “Hari ini sampai hari Sabtu yang akan datang kami pihak sekolah baik guru ataupun murid akan membersihkan ruang-ruang kelas,” ucap perempuan berjilbab ini, Senin (20/9).

Ia menjelaskan bahwa kondisi ruangan kelas sangat tidak terawat dan kotor maklum hampir dua tahun ruang-ruang kelas ini tidak dipakai. ” Meja, kursi sampai kipas aja berdebu dan ada sarang-sarang binatang kecil yang memang perlu dibersihkan,” tambah perempuan berperawakan tinggi ini.

Ia menuturkan, kendati pembelajaran tatap muka belum jelas dilaksanakan kapan, pihaknya telah mempersiapkan segalanya dari mulai swab test, vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan secara ketat telah disiapkan. “Semuanya sudah siap tinggal menunggu edaran surat dari koorwil pendidikan wilayah 4 Jawa Barat saja kapan dimulainya persiapan tatap muka,” tutur guru Matematika ini.

Sementara itu, Usyie, siswi SMA XII IPA 1 mengatakan, dirinya sangat senang bisa bertemu dan bergotong royong kembali dengan teman-teman kelas untuk membersihkan ruang kelas. “Udah lama tidak bertemu teman-teman dan gotong royong bersihkan kelas. Alhamdulillah hari ini bisa bergotong royong dan mudah-mudahan kita bisa cepat sekolah tatap muka,” ucapnya. (cr8)