SMAN 1 Tempuran Punya BKK Sendiri

Dede

TEMPURAN, RAKA- Paska pembelajaran di lingkungan sekolah, pembekalan setelah lulus dinilai sangat penting bagi siswa yang siap menghadapi dunia kerja. Terlebih bagi mereka yang sudah jauh-jauh hari ingin mandiri dan memiliki uang pribadi.

Sebelumnya, SMK PGRI Telagasari bekali siswanya dengan berbagai materi kepribadian, Rabu (5/5) kemarin, lulusan SMAN 1 Tempuran pun ditempa hal sama di lingkungan sekolah untuk yang terakhir kalinya. Bagi mereka yang ingin melanjutkan ke dunia kerja, pihak sekolah memfasilitasi dan membekali skill Up siswa dengan kompetensi dan psikologi, namun ditekankan siswa memiliki mental fleksibel ketika memasuki dunia industri.

Selain itu, pihak sekolah memberi jalan bagi siswa yang ingin berkecimpung di dunia industri melalui Bursa Kerja Khusus (BKK) binaan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) yang sudah hadir secara legal setahun terakhir. Tak heran jika skill up dan BKK di lingkungan SMA ini menjadi sorotan bagi sekolah lain untuk membentuk hal serupa. “Saya hadirkan skill up dan BKK resmi ini, ingin menargetkan setengah lulusan SMAN 1 Tempuran bisa diserap dunia kerja dan setengahnya lagi lanjut ke jenjang perguruan tinggi. Tapi alhamdulillah, ini direspon baik sekolah lain, bahkan SMAN 1 Ciampel dan SMA Budi Mulya juga mendatangi sekolah kami dan berniat mereplikasi hal ini,” kata Kepala SMAN 1 Tempuran Dede S.Pd, Rabu (5/5).

Ia menambahkan, BKK Surya Kencana yang ada di SMAN 1 Tempuran ini tidak sembarangan, pihaknya memasrahkan pengelolaannya kepada mereka yang berkompeten. Untuk itu, ia menyarankan agar siswa yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, bisa dibantu melalui BKK yant memiliki izin Disnaker dan ada SK-nya. Ia menganggap, selama ini BKK itu identik dengan SMK, namun ia mematahkan kebiasaan itu dengan memfasilitasi dan membiayai para lulusan SMAN 1 Tempuran untuk mengikutinya. Sehingga, ketika ada rekrutmen dari perusahaan, yang lulus ini bisa langsung masuk kerja. Bukan hanya omong belaka, karena sudah di buktikan dengan lulusannya yang direkrut di perusahaan ternama. “Jadwal BKK menyesuaikan dengan kesiapan perusahaan dan instrukturnya, kami selalu update dan umumkan informasinya baik secara online maupun offline,” katanya.

Dede menambahkan, skill up juga menyertai BKK, di mana siswa lulusan SMAN Tempuran di bekali kompetensi dan keahlian khusus, termasuk psikologi dan mentalnya. Terakhir, materia skill up untuk SMA Tempuran meliput Auto CAD, Teknik AC, Teknik Listrik, Teknik calibrasi, Bahasa Jepang, Electronic Industri dan Administrasi produksi. Dii mulai sejak Maret sampai Juli mendatang, bagi lulusan yang siap dan di fasilitasi sekolah. “Skill Up ini untuk peningkatan kemampuan sikap dan perilaku, etika dan muaranya para lulusan ini siap kerja di indsutri, adapun pelatihnya langsung dari Praktisi,” pungkasnya. (rok)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka