Jembatan Tambun Dibangun Tahun Depan, Wabup: Anggaran Kurang Lebih Rp8 Miliar

KOTABARU, RAKA – Jembatan irigasi di Jalan Raya Parakan-Cikampek, Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru akan dibangun tahun depan. Itu disampaikan Wakil Bupati Karawang Aep Saepuloh saat kegiatan gebyar paten di Kecamatan Tirtamulya beberapa waktu lalu.
“Jembatan yang mau menuju ke TPAS Jalupang akan dibangun tahun depan,” katanya.
Aep juga mengatakan, pemerintah desa diharapkan lebih fokus dan konsen terhadap infrastruktur yang berskala kecil seperti jalan lingkungan atau jalan setapak dan drainase. Sedangkan untuk infrastruktur dengan anggaran besar akan digarap oleh Pemkab Karawang melalui dinas terkait. “Anggaran untuk jembatan tersebut kurang lebih 8 miliar,” ujarnya.
Sebelumnya, jembatan penghubung dari arah Cikampek menuju Tirtamulya ini dikeluhkan oleh warga karena dinilai kurang luas dan kurang penghalang. Rahmat Kurnia, salah seorang pengendara roda empat mengatakan, jembatan di irigasi Tambun Desa Pucung itu merupakan akses utama yang menjadi penghubung dari Cikampek menuju Tirtamulya dan juga sebaliknya. Namun jembatan yang berada di jalan raya Parakan itu sudah memprihatinkan. Ia berharap pemerintah bisa membangun jembatan tersebut agar lebih aman untuk dilintasi. “Yang pertama di jembatan itu penghalangnya kurang tinggi bahkan yang sebagian hanya dari bambu. Itu kan kurang aman, apalagi sebelumnya pernah ada mobil yang nyemplung ke irigasi,” katanya kepada Radar Karawang.
Selain itu, kata dia, jembatan yang menjadi akses utama Cikampek-Tirtamulya itu kurang lebar. Sehingga jika ada dua mobil yang berlawanan arah, salah satunya harus menepi dan menunggu mobil lain melintas. “Untung saja ada warga yang mengatur. Karena kalau dua mobil langsung masuk itu gak bisa. Menurut saya harus segera dibangun dan diperlebar karena ini jalur utama,” ucapnya.
Senada dikatakan salah seorang tokoh masyarakat di Desa Pucung Roni, menurutnya jembatan tersebut memang harus segera diperbaiki dan dibangun oleh pemerintah daerah. Mengingat jembatan irigasi yang lokasinya di Dusun Tambun ini menjadi jalur yang menghubungkan Cikampek, Tirtamulya dan menuju Lemahabang Wadas. “Saya meminta dinas terkait segera melakukan perbaikan dan pembangunan jembatan di sana,” ujarnya.
Sementara Kepala Desa Pucung Rahmat mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan usulan mengenai perbaikan atau pembangunan jembatan tersebut ke Dinas PUPR. Namun sampai saat ini belum ada informasi dan tindak lanjut mengenai usulan itu. “Itu sudah diajukan. Katanya tahun ini akan dikerjakan. Tapi belum ada informasi lagi,” jelasnya. (nce)