
KARAWANG, RAKA – Aliansi Berantas Kejahatan Atas Rakyat (BAKAR) Karawang akan menggelar aksi unjuk rasa pada Senin (14/9). Sekitar 2.000 massa dari berbagai elemen, mulai dari pelajar, mahasiswa, pemuda hingga warga terdampak, diperkirakan turun dalam aksi tersebut.
Aksi ini digelar untuk mendesak keterbukaan terkait sejumlah dugaan pelanggaran dan praktik bermasalah di lingkungan PT Chang Shin Indonesia. BAKAR juga meminta adanya audit secara transparan terhadap sejumlah persoalan yang mereka soroti.
Jenderal Lapangan BAKAR Karawang Kelvin Hudlqof Akbar mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk upaya membongkar dugaan kejahatan korporasi yang menurut mereka terjadi di tubuh PT Chang Shin Indonesia.
Menurutnya, sejumlah dugaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan persoalan internal perusahaan, tetapi juga dinilai bertentangan dengan aturan yang menjadi pedoman perusahaan maupun mitra kerjanya.
“Seluruh indikasi kejahatan ini secara nyata telah menabrak dan mengangkangi ketentuan aturan internal perusahaan sendiri, yaitu Komitmen Manajemen PT Chang Shin Indonesia tentang Kebijakan Anti Gratifikasi & Anti Korupsi, Kode Etik Chang Shin, serta Pedoman Perilaku Nike, Inc.,”katanya, Sabtu (12/9).
Rangkaian aksi akan dilakukan di dua lokasi. Massa dijadwalkan mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang sekitar pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Di lokasi tersebut, BAKAR akan mendesak dilakukan audit transparan terhadap data rekrutmen, khususnya menyangkut berbagai persoalan yang mereka temukan dalam proses penerimaan tenaga kerja.
Setelah itu, massa akan bergerak menuju kawasan pabrik PT Chang Shin Indonesia di Kecamatan Klari mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. Dalam agenda tersebut, massa berencana melakukan aksi di sekitar gerbang logistik serta mempersoalkan aktivitas vendor yang mereka nilai bermasalah.
BAKAR menyebut sedikitnya terdapat sejumlah persoalan yang menjadi sorotan dalam aksi tersebut. Di antaranya dugaan praktik percaloan rekrutmen dengan tarif mencapai puluhan juta rupiah.
Selain itu, mereka menyoroti nasib pelamar angkatan 2024 yang disebut telah dinyatakan lulus medical check-up, namun kemudian tidak mendapatkan kepastian atau diduga mengalami ghosting dalam proses rekrutmen.
Dugaan pemotongan pesangon mantan pekerja juga menjadi salah satu persoalan yang akan disuarakan. BAKAR turut mengungkap dugaan penggelapan dana koperasi dalam jumlah miliaran rupiah yang disebut menggunakan data karyawan fiktif.
Persoalan lain yang diangkat adalah dugaan skandal amoral yang berkaitan dengan relasi kuasa, dugaan pengeluaran material bermerek Nike secara ilegal pada akhir pekan atau Weekend Gate Leakage, serta dugaan monopoli bisnis vendor tanpa melalui proses lelang terbuka.
Kelvin menegaskan, BAKAR akan membawa persoalan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi apabila tuntutan mereka tidak mendapat respons dari manajemen perusahaan maupun kantor pusat PT Chang Shin di Korea Selatan.
“Jika HQ Korea melindungi oknum pejabat ini, seluruh berkas pelanggaran Kode Etik, data karyawan fiktif Koperasi, manifest pengeluaran weekend, dan bukti monopoli vendor akan kami kirimkan langsung ke Head of Global Sustainability & Compliance Nike, Inc. di Oregon, USA untuk mendesak pencabutan lisensi produksi PT Chang Shin Indonesia,” tegasnya.
Kelvin mengatakan, dalam aksi tersebut pihaknya juga akan membuka sejumlah dokumen yang mereka klaim sebagai bukti pendukung. Termasuk daftar nama pihak yang disebut terlibat serta keterangan dari para korban.
“Seluruh bukti dokumen, daftar nama oknum pejabat yang terlibat, hingga deretan korban akan kami buka secara transparan pada saat aksi berlangsung,” katanya.
Selain perusahaan, BAKAR juga menyoroti kinerja Disnakertrans Kabupaten Karawang. Mereka mengancam akan melaporkan instansi tersebut kepada Ombudsman Republik Indonesia apabila dinilai menolak melakukan audit secara transparan bersama massa aksi.
Dalam aksi tersebut, massa juga telah menyiapkan mobil komando, pengeras suara berkapasitas besar, spanduk tuntutan hingga pertunjukan teatrikal sebagai bagian dari penyampaian aspirasi. (zal)



