Warung Remang Walahar akan Digusur

KLARI, RAKA – Perum Jasa Tirta (PJT) Seksi Walahar, Kecamatan Klari, akan menindak tegas keberadaan Rumah Melodi yang berdiri di sepanjang bantaran sungai Walahar.
Kepala Seksi PJT Walahar Ndang mengatakan, pihaknya mendapat kabar bawah keberadaan warung remang yang berdiri di sepanjang bantaran sungai Walahar menimbulkan gejolak.”Itu sudah saya dengar semenjak saya tugas di sini, kebetulan belum lama saya tugas di sini dan memang benar ada beberapa warung rumah melodi yang hari ini masih berdiri,” ucapnya kepada Radar Karawang, Kamis (30/7)
Ia menambahkan, menanggapi hal tersebut pihaknya meminta kepada pemerintah desa untuk melayangkan surat aduan warga, tentunya hal itu sebagai salah satu dasar agar pihak PJT lebih mudah bertindak. “Kalau memang ada keluhan, kita siap terima. Karena selama saya tugas saya belum menerima surat tersebut karena saya masih baru tugas di sini. Kalau bisa saya minta Pemdes Walahar layangkan lagi suratnya kepada kita,” tambahnya.
Ia mengaku, pada awalnya pemilik izin bangunan tersebut digunakan untuk pemanfaatan lahan dengan berbagai aktivitas ekonomi warga, namun seiring berjalannya waktu warga merubah jenis usaha tersebut menjadi usaha rumah makan. “Informasi itu pun saya dapat dari petugas lainnya, yang pasti izin yang kita keluarkan niatnya baik. Yaitu untuk membantu perekonomian warga dengan memanfaatkan lahan kosong, cuma disalahgunakan, sifatnya pemanfaatan lahan bukan sewa,” akunya.
Masih dikatakannya, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak desa dan Muspika Kecamatan Klari untuk menemukam solusi. Sehingga jika dilakukan penggusuran maka tidak terjadi gejolak.”Karena disana bukan RM saja tapi banyak kios bunga, toko spatu, pakaian, dan banyak lainnya, nah yang akan kita bahas teknisnya akan dilakukan penggusuran secara menyeluruh atau bagaimana, untuk selanjutnya kita lihat saja nanti,” katanya.
Masih dikatakan Ndang, pihaknya meminta kepada warga untuk sabar, pihak PJT juga tengah melakukan upaya agar keamanan serta kenyamanan warga tidak terganggu dengan adanya RM. “Kita butuh kerjasama dalam mengatasi hal ini, mudah-mudahan ada solusinya dan bisa kita selesaikan dengan baik-baik,” paparnya.
Sementara itu Sekdes Walahar Oyon mengungkapkan, pihaknya bersedia dan siap melayangkan kembali surat aduan warga kepada pihak PJT, ia juga berharap keamanan di wilayah Desa Walahar bisa tetap terjaga.”Saya siap layangkan suratnya lagi ke pihak PJT, karena ini murni dari aduan warga,” pungkasnya. (mal)

Recommended For You

About the Author: Redaksi Radar Karawang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *