HEADLINE
Trending

Waspada Macet Horor di Puncak, Lakukan Rekayasa Cuaca

RadarKarawang.id – Macet horor di Puncak Bogor beberapa waktu lampau bikin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resah, apalagi menghadapi arus mudik.

Agar itu tidak terjadi, dia melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak jelang puncak arus mudik Lebaran 2025.

Dalam konferensi persnya, Dedi mengatakan empat hal yang sudah dan akan dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengatasi kemacetan saat arus mudik.

Ia menuturkan, Pemprov Jabar akan memberikan stimulus di sejumlah daerah termasuk Puncak Bogor.

“Kita berikan stimulus di seluruh area, baik waktu sebelum lebaran seperti di jalur Cirebon, jalur Garut, jalur yang melewati Subang,” sebut Dedi.

Stimulus yang berupa upah tersebut, ia menjelaskan, untuk semua tukan becak, supir angkot, dan kusir andong.

“Untuk seluruh tukang becak, supir angkot, ojek, dan kusir andong, semuanya mendapat pemebebasan bekerja dengan tetap menerima upah,” papar Gubernur Jawa Barat.

Baca juga: Kaca Jendela Pecah, Tembok Penuh Coretan: Aksi Menolak UU TNI

Ia membeberkan, stimulus juga akan diberikan paska lebaran di wilayah Bogor dan Cianjur.

“Termasuk paska lebaran, kita siapkan untuk wilayah Cianjur dan Bogor. Ini kita tidak mau di Puncak ada kejadian horror,” tegas Dedi Mulyadi.

Untuk melancarkan arus mudik, ia menyampaikan, Pemprov Jabar juga menyiapkan kelengkapan pendukung jalan arteri dan tim Kesehatan.

“Dukungan dari pemerintah daerah kita pastikan seluruh kelengkapan pendukung jalan di arteri apabila terjadi kemacetan, tim Kesehatan, dukungan dari masyarakat di sekitar itu sangat penting,” tutur Dedi.

Tidak hanya itu, ia meminta untuk dilakukan rekayasa cuaca di tanggal-tanggal menjelang malam takbiran.

“Tadinya saya modifikasi cuaca cuma sekali di tanggal 28 saja. Namun, pertimbangan antisipasi. Maka saya meminta tiga kali, mulai besok hingga malam takbiran,” ungkap Dedi.

Ia menilai, hal tersebut dilakukan untuk menghambat kemacetan saat arus mudik.

“Kita akan lakukan itu karena sehebat apapun kita melakukan rekayasa lalu lintas, selancar apapun, kalau hujannya deras, pasti akan terhambat dan terjadi kemacetan,” beber Dedi.

Terakhir, mantan Bupati Purwakarta tersebut meminta kepada tim media untuk berharap mudik berjalan dengan lancar.

“Saya minta ke teman-teman media untuk kita doakan lancar walau temen media kalau tidak lancar tidak hoax,” ujarnya.

Dedi Mulyadi berharap berita arus mudik lancar diminati masyarakat.

Tonton juga: Ustadz Abdul Somad Ulama Seabrek Gelar

“Saya berharap tetap lancar dan tetap menjadi berita yang diminati publik,” tambahnya.

Gubernur Jawa Barat menegaskan, ia dan pemprov akan berupaya agar arus mudik lancar.

“Jika lancar katakan lancar. Jika macet kita upayakan untuk tidak macet,” pungkasnya. (psn)

Related Articles

Back to top button