
Indonesia sekarang resmi masuk ke era struktur penduduk tua atau ageing population. Berdasarkan data terbaru, jumlah lansia usia 60 tahun ke atas di tanah air sudah menyentuh angka 33 hingga 34 juta jiwa. Angka ini setara dengan 12% dari total populasi nasional, yang artinya sudah melewati ambang batas 10% untuk kategori penduduk tua.
Kalau melihat sebarannya, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah jadi wilayah dengan persentase lansia paling banyak. Sebaliknya, provinsi-provinsi di wilayah Papua mencatat persentase lansia paling sedikit di Indonesia.
Mengenai kondisi kesehatannya, sekitar 95% lansia kita ternyata masih bersifat mandiri, meski sisanya memerlukan bantuan ringan hingga total dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, fakta di lapangan menunjukkan bahwa lebih dari separuh lansia di Indonesia masih aktif bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.
Prediksinya, jumlah ini bakal terus melonjak. Pada tahun 2045 nanti, saat Indonesia merayakan satu abad kemerdekaan, jumlah lansia diperkirakan mencapai 20% dari total penduduk atau sekitar 50 juta jiwa lebih.
Kabar baiknya, Angka Harapan Hidup (AHH) atau Umur Harapan Hidup (UHH) masyarakat kita menunjukkan tren yang positif. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikonfirmasi Kementerian Kesehatan mencatat angka harapan hidup saat lahir kini mencapai 74,47 tahun. Angka ini naik 0,32 tahun dari periode sebelumnya yang berada di kisaran 74,15 tahun. Perbaikan layanan kesehatan nasional, akses sanitasi, pemenuhan gizi, serta program kesejahteraan lansia jadi faktor utama pendorong kenaikan ini.
Secara gender, populasi perempuan di Indonesia punya umur harapan hidup yang lebih tinggi dibanding laki-laki. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) konsisten menempati urutan pertama dengan UHH tertinggi nasional. Bahkan, rata-rata harapan hidup perempuan di wilayah kota Yogyakarta mampu menembus 79,03 tahun.
Tapi kalau dibanding negara tetangga di kawasan Asia Tenggara (ASEAN), posisi Indonesia masih berada di papan tengah, tepatnya peringkat ke-6. Berikut adalah perbandingannya:
- Singapura: 84,4 tahun
- Thailand: 78,0 tahun
- Malaysia: 76,6 tahun
- Brunei Darussalam: 75,8 tahun
- Vietnam: 75,5 tahun
- Indonesia: 71,7 – 74,4 tahun
Meskipun kualitas hidup di dalam negeri terus membaik, Indonesia masih harus terus berbenah untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara tetangga tersebut.



