PURWAKARTA

Jam Operasional Truk Besar Harus Dibatasi

BIKIN MACET: Truk bertonase berat kerap menjadi biang kerok kemacetan di jalan raya. Kondisi ini membuat ruwet pengendara lain, terutama saat jam-jam sibuk.

PURWAKARTA, RAKA – Keberadaan truk besar memang menjengkelkan jika menjadi pemicu kemacetan, terutama saat jam-jam sibuk. Pemerintah Kabupaten Purwakarta akan berkirim surat kepada Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Perhubungan, terkait kewenangan jam operasional kendaraan bertonase besar di jalur arteri Purwakarta-Bandung. “Jalur Cianting-Ciganea kan ada lalu lintas truk material besar, karena bukan di bawah kewenangan pemkab. Maka kita coba berkoordinasi dengan pemprov dan Kemenhub,” ujar Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

Ia mengharapkan surat permohonan ini bisa ditindaklanjuti, terlebih banyaknya keluhan dari masyarakat terkait banyak kendaraan bertonase besar, hilir mudik di jam-jam sibuk. Terutama saat jam sekolah masuk dan pulang, yaitu pukul enam pagi hingga jam satu siang. “Ya kita harap diberikan kewenangan mengatur jam operasionalnya, terutama ketika jam sibuk,” katanya.

Menurut Anne, keinginan tersebut bukan berarti melarang kendaraan bertonase besar melewati jalur tersebut, tetapi lebih pada mengatur jam operasional yang tujuannya untuk kepentingan masyarakat umum. “Intinya kita tidak melarang operasional itu, karena salah satu penunjang juga untuk ekonomi masyarakat di bidang material. Hanya memang harus ada pengaturan terutama di jam-jam tertentu,” katanya.

Bahkan pihaknya akan langsung berkirim surat kepada para pengusaha termasuk menyiapkan di lapangan. “Apabila diakomodir kita siapkan sosialisasinya termasuk menyiapkan petugas di lapangan,” jelasnya. (gan)

Related Articles

Back to top button