Purwakarta
Trending

Jelang Ramadan 1447 H, Stok Bahan Pokok di Purwakarta Dipastikan Aman dan Stabil

PURWAKARTA, RAKA – Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Purwakarta terpantau stabil dan pasokan aman menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Hasil pemantauan di pasar tradisional menunjukkan tidak adanya praktik penimbunan bahan pangan oleh pedagang.

Kondisi tersebut diketahui setelah dilakukan operasi pasar dan inspeksi mendadak di Pasar Leuwi Panjang, Kelurahan Purwamekar, Kabupaten Purwakarta, pada Kamis (5/2). Sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging sapi, cabai, hingga tepung terpantau tersedia dengan harga yang relatif normal.

Pengecekan dilakukan langsung ke lapak-lapak pedagang dan sejumlah gudang penyimpanan. Dari hasil pemeriksaan, distribusi bahan pangan berjalan lancar dan tidak ditemukan indikasi penahanan stok yang dapat memicu lonjakan harga.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saeful Uyun, mengatakan bahwa pemantauan dilakukan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi menjelang Ramadan, saat permintaan biasanya meningkat.

“Hari ini kami melakukan pengecekan langsung ke pasar tradisional hingga gudang toko. Fokusnya memastikan stok bahan pokok penting aman dan tidak ada penimbunan,” ujarnya, Kamis (5/2).

Menurutnya, hasil pengecekan menunjukkan ketersediaan bahan pangan di Pasar Leuwi Panjang masih mencukupi. Harga pun dinilai masih sesuai dengan ketentuan dan belum menunjukkan gejolak berarti.

“Dari beberapa pedagang yang kami temui, stok bapokting seperti beras, minyak goreng, gula, dan tepung terpantau cukup serta terdistribusi dengan baik,” ungkap pria yang akrab disapa Aa Uyun tersebut.

Ia menambahkan, pengawasan distribusi menjadi salah satu aspek penting untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang Ramadan. Dengan distribusi yang lancar, potensi kenaikan harga akibat kelangkaan dapat ditekan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan guna mencegah praktik-praktik yang merugikan masyarakat.

“Pemantauan ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, tanpa khawatir terhadap ketersediaan dan lonjakan harga bahan pokok,” katanya.

AKP Enjang juga menegaskan, aparat tidak akan mentolerir apabila di kemudian hari ditemukan praktik penimbunan atau permainan harga yang dapat mengganggu stabilitas pangan di wilayah Purwakarta. (yat)

Related Articles

Back to top button