Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.
Karawang
Trending

Aep Syaepuloh Lantik 139 Pejabat Baru di Pemkab Karawang

KARAWANG, RAKA- Sebanyak 139 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang resmi dilantik Bupati Karawang Aep Syaepuloh, Jumat (2/10). Kepada pejabat yang mendapat posisi baru, Aep menegaskan jabatan bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Husni Hamid, Kompleks Pemkab Karawang. Prosesi tersebut mencakup pejabat administrator, pejabat pengawas, kepala puskesmas, pejabat fungsional, sekaligus pengambilan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dari total 139 pejabat yang dilantik, 25 di antaranya merupakan pejabat administrator atau eselon III, 55 pejabat pengawas atau eselon IV, sembilan kepala puskesmas, serta 50 pejabat fungsional. Aep menyampaikan, penempatan dalam sebuah jabatan bukanlah hak yang melekat pada seorang pejabat.

Posisi tersebut dapat berubah apabila kinerja dan tanggung jawab yang diberikan tidak mampu dijalankan dengan baik. “Jabatan ini adalah amanah. Jabatan ini bukan hak mereka, tetapi amanah yang saya berikan,” tegasnya, Jumat (2/10).

Ia menjelaskan, mutasi dan rotasi menjadi salah satu bagian dari evaluasi terhadap kinerja aparatur. Karena itu, pejabat yang sebelumnya menduduki posisi tertentu masih mungkin dipindahkan ke jabatan lain sesuai kebutuhan organisasi maupun hasil evaluasi. Aep mencontohkan pejabat yang sebelumnya menjabat kepala bidang dapat ditempatkan sebagai sekretaris kecamatan, begitu pula sebaliknya. Menurutnya, posisi tersebut bukan sesuatu yang bersifat permanen.

“Bagaimana kembali lagi, itu tergantung dirinya masing-masing. Bisa tidak membawa amanah ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aep juga kembali menegaskan bahwa proses mutasi dan rotasi di lingkungan Pemkab Karawang tidak disertai praktik jual-beli jabatan. Ia meminta pejabat yang telah diberikan kepercayaan untuk membuktikannya melalui pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya sampaikan, tidak ada yang namanya jual-beli jabatan. Tidak ada. Mereka harus bekerja dengan sebaik-baiknya,” terangnya.

Aep mengingatkan para pejabat agar tidak hanya berbicara mengenai hak sebagai ASN. Menurutnya, hak harus berjalan beriringan dengan kewajiban untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami tidak mengurangi hak mereka. Sekarang berikan haknya mereka terhadap masyarakat. Mereka bekerja dengan sebaik-baiknya. Yang tidak bisa mengikuti, ya konsekuensinya,” ucapnya.

Selain persoalan kinerja, Aep meminta pejabat yang baru dilantik membangun komunikasi dengan media. Menurut dia, keterbukaan komunikasi diperlukan agar berbagai program pemerintah maupun pelayanan publik dapat diketahui masyarakat.

“Media itu harus didekati, disampaikan. Teman-teman media sekarang berbeda. Yang penting bagaimana komunikasinya,” kata Aep.

Ia juga mengingatkan agar jabatan tidak membuat seorang pejabat merasa paling benar. Menurut Aep, aparatur tetap harus saling mengingatkan dan terbuka terhadap masukan.

“Kita ini kadang-kadang merasa bahwa kita adalah orang yang paling benar. Sebagai manusia tentunya kita sama-sama saling mengingatkan,” tuturnya.

Aep menilai pembangunan Karawang juga tidak mungkin hanya mengandalkan pemerintah. Kolaborasi dengan masyarakat, media, dunia usaha dan berbagai unsur lainnya dibutuhkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan di daerah.

Salah satu contohnya adalah penanganan kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Karawang. Dalam kondisi tersebut, distribusi air bersih kepada warga terdampak melibatkan berbagai pihak.

“Kalau kita kerja sendiri, kayaknya tidak mungkin. Jadi kalau kita berbicara seperti itu, tidak ada yang tidak mungkin. Semuanya mungkin kalau kita kerjakan bersama-sama,” ujarnya.

Di hadapan 139 pejabat yang baru dilantik, Aep kembali menekankan pentingnya membuktikan kepercayaan melalui kerja nyata. Jabatan yang diterima, kata dia, harus menjadi dorongan untuk meningkatkan pelayanan, bukan sekadar posisi dalam struktur pemerintahan.

“Yang hari ini kita dapatkan adalah amanah. Saya inginkan kepada Bapak-Ibu semuanya yang hari ini dilantik, mudah-mudahan kita bersama-sama bekerja,”tutupnya. (zal)

Related Articles

Back to top button