Karawang

Beasiswa Karawang Cerdas Jangan Dipakai Beli Baju

BEASISWA: Pemda Karawang berikan beasiswa pendidikan untuk pelajar dan mahasiswa.

KARAWANG, RAKA- Calon penerima bantuan Karawang Cerdas mengumpulkan kelengkapan berkas paad panitia pelaksana beasiswa Karawang Cerdas di SMPN 3 Karawang Barat. Panitia mewanti-wanti, bantuan ini digunakan sebaik mungkin untuk menunjang pendidikan, dilarang digunakan beli sepatu, baju serta pulsa.

Ketua pelaksana Hermawan menyampaikan, masih menemukan sejumlah calon peserta Karawang Cerdas yang belum melengkapi administrasi. “Kita administrasinya, kalau administrasinya lengkap, nanti kita ajukan lagi untuk diseleksi, untuk siapa yang bakal dapat tidak tahu,” katanya, Selasa (26/10).

Hingga saat ini, jumlah pendaftar Karawang Cerdas gelombang terkini antara lain SMA 5.000 siswa, dan PTN sekitar 1.500 mahasiswa. Pemberkasan dilakukan secara online, dan pengiriman berkas fisik dikirimkan melalui Pos. Berkas kemudian diperiksa untuk memastikan pemberkasan sudah sesuai dengan kriteria penerima bantuan Karawang Cerdas.

Diteruskannya, masih ada penerima bantuan yang salah persepsi tentang alokasi dana yang digunakan. Padahal sudah jelas bahwa penggunaan dana ini untuk menunjang pendidikan. “Kacamata gak boleh, sudah ada BPJS. Untuk HP boleh dan beli laptop boleh, asalkan menunjang pendidikan. Yang tidak boleh kan sepatu, baju gak boleh. Beli pulsa gak boleh, kan sudah ada bantuan pulsa. Beli buku boleh, ini kan Karawang Cerdas, itu tujuannya bagaimana caranya membantu siswa dan mahasiswa mempercepat, mempermudah pendidikannya,” terangnya.

Ari (22), seorang mahasiswa Unsika semester 7 mengaku menerima bantuan Karawang Cerdas sejak 2019 silam. Menurutnya, ada beberapa kendala teknis terkait pelaporan berkas. “Ada beberapa kwitansi dan nota yang hilang, kesalahan dari mahasiswanya sih. Sejauh ini, gak ada kendala sih,” paparnya.

Ari mengemukakan, penerima bantuan harus bijak dalam menggunakan bantuan dana tersebut. “Harapannya, mahasiswa dapat cermat dan bijak dalam menggunakan dana bantuan ini,” paparnya.
Salah seorang penerima bantuan lainnya, Sarah Salsabila, mahasiswi Teknik Informatika Unsika menyampaikan, ia tahu informasi dana bantuan pendidikan ini melalui pencarian internet, sosialisasi sekolah dan dari rekannya. “Dari Googling, ada sosialisasi di sekolah, dari temen-temen juga. Alhamdulillah membantu,” singkatnya. (nad)

Related Articles

Back to top button