Berburu Oknum Jual Beli Kamar
KARAWANG, RAKA – Mulai sekarang pasien ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karawang tidak perlu lagi khawatir mendapat perlakuan berbeda, saat harus rawat inap di rumah sakit.
Kini, manajemen rumah sakit memberikan transparansi informasi bagi pasien dalam bentuk display informasi. “Alat ini disebut dashboard. Alat ini akan mematahkan persepsi buruk di masyarakat. Dengan transparansi informasi, pasien dengan fasilitas apapun tidak merasa dinomorduakan. Pasien tidak hanya bisa melihat berapa jumlah kamar yang kosong. Ketersediaan kamar juga disortir berdasarkan jenis kelamin,” ucap Kepala Hukmas dan Promkes RSUD Karawang Ruhimin kepada Radar Karawang, Kamis (24/1) siang.
Sistem informasi manajemen rawat inap itu merupakan sebuah sistem berbasis teknologi informasi yang terdiri dari sekumpulan proses dengan perangkat lunak canggih, dan terkomputerisasi yang diorganisasikan secara integral untuk mengolah data ketersediaan tempat tidur menjadi informasi yang transparan mengenai waktu tunggu, daftar urutan pasien rencana rawat inap. “
Dengan display dashboard itu maka tercipta tranparansi informasi bagi masyarakat, serta diharapkan mampu mendorong perubahan pola pikir di zaman era keterbukaan saat ini,” katanya.
Ia melanjutkan, papan informasi ketersediaan tempat tidur secara update dan akurat disimpan di Instalasi Gawat Darurat, bahkan di ruang lobi. “Hal ini untuk media informasi bagi masyarakat yang hendak rawat inap. Papan informasi ini sudah terpasang satu tahun yang lalu,” ujarnya.
Saat disinggung ketika adanya permainan perihal ketersediaan tempat tidur oleh oknum, Ruhimin mengatakan akan melakukan tindakan serius jika itu terjadi. “Jika terjadi, maka oknum itu bisa dipecat dari RSUD Karawang,” katanya.
Perlu diketahui, layanan dalam bentuk monitor telah terpampang sebanyak dua unit di depan IGD dan tempat pendaftaran pasien rawat inap, bahkan di ruangan strategis seperti ruang dirut dan wakil dirut pun akan melihat up date ketersediaan ruang kamar yang ada di RSUD Karawang.
“Sistem informasi ini dapat memberikan informasi yang obyektif bagi masyarakat. Adanya kita memasang display monitor ketersediaan tempat tidur, agar memberikan informasi yang lebih transparan dan obyektif kepada masyarakat,” pungkasnya. (yfn)