HEADLINE
Trending

Banjir dan Longsor di Sukabumi, Dua Bayi Meninggal

RadarKarawang.id – Banjir dan longsor yang terjadi pada Kamis (6/3) di wilayah Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), menyebabkan tiga korban meninggal dunia.

Di antara korban meninggal dunia itu ada dua orang balita berusia tiga tahun. Tidak hanya itu, lima orang korban dinyatakan hilang dan masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyampaikan hal itu kepada awak media pada Sabtu (8/3).

Dia menyatakan bahwa data terakhir dalam penanggulangan bencana tersebut masuk pada Jumat malam (7/3).

”Banjir mengakibatkan 125 kepala keluarga atau 229 jiwa mengungsi dan tanah longsor (menyebabkan) 32 kepala keluarga atau 99 jiwa (mengungsi).

Sedangkan total korban meninggal dunia tiga orang dan hilang lima orang. Bencana tersebut juga mengakibatkan sejumlah kerusakan bangunan rumah warga,” terang dia kepada Jawapos (Induk Radar Karawang).

Baca juga: Tertipu Penjual Pupuk di Media Sosial

Berdasar data dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) atau Basarnas, identitas tiga korban meninggal dunia terdiri atas perempuan bernama Zahra usia 40 tahun asal Kecamatan Palabuhanratu, Nurul usia tiga tahun asal Pelabuhanratu, dan Nedi Saputra usia tiga tahun asal Kecamatan Simpenan.

Sementara itu, korban hilang terdiri atas Mondi (laki-laki usia 9 tahun asal Kecamatan Simpenan), Yayar (laki-laki usia 50 tahun asal Kecamatan Simpenan),

Darjat (laki-laki usia 60 tahun asal Kecamatan Lengkong), Ahyar Fauzi (laki-laki usia sembilan tahun asal Kecamatan Lengkong), dan Siti Maryam (perempuan usia 35 tahun asal Kecamatan Lengkong).

Tonton juga: WNI Bisa Jadi PNS Guru TK di Norwegia

”Hingga kini pemerintah daerah terus melakukan upaya tanggap darurat. Pencarian dan pertolongan masih dilakukan oleh tim gabungan yang dikoordinasikan oleh Basarnas,” terang Abdul Muhari. (psn)

Related Articles

Back to top button