Bayu Sempat Dirawat Tiga Bulan di RSHS

PURWAKARTA,RAKA – Kepala Desa Depok, Kecamatan Darangdan, Hamdani mengatakan, Bayu Ardiansyah mengidap penyakit hidrosefalus sejak lahir dan mendapat perhatian dari pemerintah desa untuk kesembuhan penyakit yang dideritanya.
“Sebetulnya kami tidak tinggal diam, pernah kita bawa ke RS Siloam sebanyak enam kali,” ujar Hamdani, Minggu (2/1).
Ia mengatakan, Bayu kemudian dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung dan dirawat selama tiga bulan agar kondisinya membaik. Sepulang di Bandung kemudian mendapat perawatan tim medis dari rumah sakit terdekat. “Mobilisasi selama ke Bandung menggunakan ambulans desa. Bayu punya BPJS mandiri,” kata Hamdani.
Hamdani mengucapkan terima kasih karena warganya mendapat perhatian dari pemerintah pusat, dan mendorong untuk percepatan kesembuhan Bayu Ardiansyah. “Bantuan-bantuan yang diberikan dari Kemensos maupun dari semua pihak juga saya ucapkan terima kasih,” kata dia.
Seperti diketahui, pada Kamis Desember 2021 lalu, Menteri Sosial Tri Rismaharini menengok seorang Bayu Ardiansyah di Kampung Nanggeleng Rt01/01, Desa Depok, Kecamatan Darangdan, yang lemah akibat mengidap penyakit hidrosefalus.
Perempuan akrab disapa Risma itu didampingi pihak medis, Dinas Sosial Purwakarta, pihak Kecamatan Darangdan juga pihak desa setempat selama melihat kondisi kesehatan Bayu. Menteri Sosial Tri Rismaharini diketahui akan membantu sampai Bayu Ardiansyah bisa mandiri, tidak bergantung pada orang sekitar karena kondisinya mudah-mudahan masih bisa disembuhkan.
Untuk asupan nutrisi, Bayu hanya bisa minum susu dan makan makanan bayi. Bayu sudah menjalani enam kali operasi dan sudah terpasang VP Shunt untuk mengurangi cairan otaknya. Saat ini Bayu membutuhkan kontrol ke rumah sakit untuk mengecek kondisi dan pemasangan VP Shunt tersebut. (gan)