
radarkarawang.id – Jelang musim haji 2026, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) seleksi calon petugas haji. Ada 55 peserta dalam seleksi tahap I Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter tingkat kabupaten/kota ini.
Kepala Kemenag Karawang, H. Sopian mengatakan, seleksi dilakukan melalui Computer Assisted Test (CAT) yang menguji kompetensi teknis, wawasan perhajian, kemampuan administrasi, hingga pemahaman regulasi penyelenggaraan haji. Sistem CAT digunakan untuk memastikan proses berjalan objektif, akuntabel, dan transparan.
Sopian menyampaikan, bahwa seleksi digelar secara profesional untuk menjaring petugas haji terbaik yang akan bertugas pada musim haji 2026.
“Petugas haji bukan hanya soal kemampuan teknis, tapi juga komitmen pelayanan, kesiapan fisik, mental, dan integritas. Kita ingin memastikan jemaah haji Karawang memperoleh pelayanan terbaik,” katanya, Kamis (4/12).
Plt Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Karawang, Hamid Dulmajid, menambahkan, total peserta seleksi berjumlah 55 orang, dengan rincian pembimbing ibadah kloter 9 peserta, ketua kloter 15 peserta, dan peserta lainnya untuk bidang akomodasi, konsumsi, dan layanan teknis haji lainnya.
Diteruskannya, tidak semua formasi dapat diisi peserta asal Karawang. Namun peluang lolos tetap terbuka lebar karena penilaian dilakukan berdasarkan peringkat provinsi, bukan kabupaten.
“Misalnya kuota Karawang hanya 4 orang, tapi jika peserta kita memiliki nilai tinggi, mereka tetap bisa lolos dan bertugas di kloter kabupaten lain. Ini murni berdasarkan ranking provinsi,” ucapnya.
Hami menuturkan, nilai CAT muncul otomatis tanpa campur tangan pihak mana pun, diperkuat dengan verifikasi administrasi. “Ibadah petugas itu bukan hanya sholat dan ritual pribadi, tapi melayani jamaah. Inilah yang harus dimaksimalkan,” tutupnya. (asy)



