
PURWAKARTA, RAKA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) secara serentak di 17 kecamatan se-Kabupaten Purwakarta, Sabtu (31/1). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan struktur partai hingga tingkat kecamatan.
Berbeda dengan Musancab sebelumnya, pelaksanaan kali ini dilakukan melalui mekanisme penetapan pengurus, bukan pemilihan. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta, H. Sutisna, menjelaskan bahwa dalam Musancab tersebut langsung ditetapkan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) serta susunan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang berjumlah 11 orang.
“Dalam Musancab ini tidak dilakukan pemilihan, melainkan penetapan KSB sekaligus susunan pengurus PAC, yang hari ini juga langsung dilantik dan diambil sumpahnya oleh pimpinan DPC,” ujar Sutisna, Sabtu (31/1).
Ia menuturkan, DPC memberikan mandat penuh kepada panitia Musancab di masing-masing kecamatan untuk menyelenggarakan seluruh rangkaian kegiatan hingga proses pelantikan. Sutisna juga menyampaikan bahwa dirinya melakukan pemantauan langsung ke sejumlah PAC guna memastikan pelaksanaan berjalan sesuai aturan partai.
“Saya memonitor langsung pelaksanaan Musancab di beberapa PAC, salah satunya PAC PDI Perjuangan Bungursari. Dari DPD juga hadir, sehingga saya berkewajiban mendampingi,” katanya.
Menurut Sutisna, susunan pengurus PAC yang telah ditetapkan diharapkan mampu membangun organisasi yang lebih solid dan responsif. Ke depan, pengurus PAC ditugaskan untuk segera membentuk kepengurusan ranting dan anak ranting agar struktur partai semakin dekat dan menyatu dengan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa struktur partai harus benar-benar hidup dan hadir di tengah masyarakat. Dengan demikian, PDI Perjuangan diyakini akan semakin kuat dan berkembang.
Terkait evaluasi kinerja pengurus PAC, Sutisna menyebut hal tersebut menjadi kewenangan DPD PDI Perjuangan Jawa Barat. Namun demikian, DPD memberikan ruang evaluasi dalam rentang waktu minimal tiga bulan hingga maksimal enam bulan pasca pelantikan.
“Evaluasi akan melihat kekompakan dan kemampuan pengurus dalam menjalankan tugas. Jika tidak berjalan baik, tentu ada sanksi hingga pergantian,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Bidang Internal DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ida Widaningsih, menegaskan bahwa Musancab merupakan perintah partai yang wajib dilaksanakan di seluruh kecamatan. Ia menekankan pentingnya soliditas dan kerja kolektif di tingkat PAC.
“Ketua PAC dan seluruh jajaran harus mampu merangkul semua struktur tanpa sekat. Tugas utama PAC adalah membesarkan partai dan memperkuat struktur hingga ke akar rumput,” ujar Ida.
Ia juga menambahkan bahwa PAC memiliki peran strategis dalam menghadapi agenda politik ke depan, khususnya Pemilu 2029, sehingga diperlukan kesiapan dan militansi kader sejak dini.
Di sisi lain, Ketua PAC PDI Perjuangan terpilih, Zefnal Lambert Lilipaly, menyatakan kesiapannya mengemban amanah partai. Ia berkomitmen untuk memperkuat soliditas internal dan meningkatkan kedekatan dengan masyarakat.
“Ini amanah besar. Kami akan fokus membangun kekompakan struktur, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta memastikan PDI Perjuangan benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” kata Lambert. (yat)



