Jam 6 Pagi Sudah Ada di Sekolah

SEKOLAH LAGI: Siswa SMAN 1 Klari akhirnya bisa belajar lagi di dalam kelas setelah satu tahun lebih belajar daring. Baik siswa maupun guru menyambut baik kegiatan PTM meskipun masih terbatas.

Hari Pertama PTM Siswa Takut Kesiangan

KLARI, RAKA- Hari pertama pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SMAN 1 Klari, disambut gembira siswa dan guru. Soalnya, selama belajar daring, pembelajaran tidak berjalan dengan maksimal. Putri Mega Hidayat, guru matematika SMAN 1 Klari mengaku, gembira pembelajaran tatap muka bisa digelar kembali. Selama pandemi, dia mengajar hanya di depan laptop. “Karena ini pertama kali dan agak berbeda. Biar pun kelas XI tapi ini pertama kali bertemu. Selain siswa, guru pun merasa senang, sebab kebiasaan di depan laptop terus ketemu langsung pasti merasa bahagia,” kata Putri Mega Hidayat, kepada Radar Karawang, di SMAN 1 Klari, Senin (11/10).

Putri pun menambahkan, tidak ada kebingungan kepada siswanya selama tatap muka di hari perdana ini. Hanya saja, ada perbedaan situasi dan kondisi di ruang kelas. “Perbedaannya sekarang siswa harus memakai masker dan lainnya,” tambah perempuan yang juga staf kesiswaan ini.

Sementara itu Devi Ratnasari, siswa kelas XI IPA 2 mengaku senang karena bisa kembali belajar tatap muka walaupun sifatnya hanya terbatas. “Tentunya ini pertama bagi saya masuk kelas setelah kurang lebih dua tahun tidak masuk kelas. Merasa canggung sih karena baru pertama kali ketemu dengan teman-teman dan guru,” aku perempuan berjilbab ini.
Dirinya pun menambahkan, bahwa sangat senang dan gembiranya masuk sekolah untuk pertama kalinya ia bangun lebih awal dan berangkat sekolah lebih pagi. “Dari jam 6 pagi saya udah di sekolah karena perasaan takut kesiangan,” pungkasnya sambil tersenyum. (cr8)