Kebanyakan Konsumsi Pisang Bahaya

Picu Gula Darah Hingga Gangguan Saraf

KLARI, RAKA – Pisang merupakan salah satu makanan yang memiliki rasa manis, dan kandungan energi yang cukup tinggi bagi tubuh. Meski begitu, konsumsi pisang secara berlebih dapat mengganggu kesehatan.
“Pastinya semua orang tahu jenis buah-buahan ini, karena pisang ini bisa kita dapatkan di pasar, supermarket dan tersedia juga di toko-toko jus,” ucap Promkes UPTD Puskesmas Cikampek Wiwi kepada Radar Karawang, Kamis (23/9).

Ia menambahkan, satu buah pisang terkandung potassium atau kalium, serat, dan zat besi. Selain itu, buah yang memiliki kulit berwarna kuning itu mengandung vitamin C, vitamin B6, magnesium dan 105 kalori. “Tidak heran jika buah ini dijuluki sebagai superfood,” tambahnya.

Meski kandungan pisang tidak diragukan lagi kebaikannya, namun ada sisi buruk apabila konsumsi pisang dilakukan secara berlebih contohnya sembelit. Pisang mengandung cukup banyak asam tanat, meskipun kandungan ini tidak akan banyak berpengaruh pada porsi kecil. “Tidak hanya itu. Pisang yang biasa disajikan secara matang itu juga akan memicu gula darah naik, karena kandungan glikemiksnya yang cukup tinggi,” ujarnya.

Masih dikatakannya, pisang memang mengandung sumber kalium yang baik. Akan tetapi, nutrisi yang baik ini malah bisa menyebabkan kerusakan pada tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan. Mengkonsumsi kebanyakan pisang dapat membuat tubuh mengembangkan hiperkalemia. “Dimana seseorang akan mengalami suatu kondisi yang mengganggu fungsi sel saraf dan otot,” katanya.

Ia juga menghimbau, mengkonsumsi pisang tidak lebih lima buah dalam satu hari, yaitu dua buah saat pagi hari, dua buah setelah makan siang dan satu buah sebelum tidur. “Tetap jaga kesehatan kita. Kadang yang baik menurut kita, malah membuat kita sakit, maka dari itu tetap jaga pola makan yang teratur,” pungkasnya. (mal)