Linmas tak Bisa Diremehkan

PURWASARI, RAKA – Pasukan perlindungan masyarakat atau linmas keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat desa. Mereka serba guna. Segala bisa. Dalam situasi saat inipun, kehadiran linmas sangat dibutuhkan. Walaupun upahnya tidak seberapa, profesinya pun kadang dipandang sebelah mata. Tidak mudah menjadi linmas, perlu kesabaran, ketabahan dan keikhlasan.

Mereka yang mengemban tugas inipun bukan orang sembarangan, karena selalu tampak bersemangat di setiap kesempatan. Anggota Linmas Desa Tamelang Karna (42) mengatakan, linmas menjadi salah satu pekerjaan yang sudah ia lakoni sejak beberapa tahun lalu, bahkan ia sudah memposisikan dirinya sebagai bagian dari peran pemerintahan di bidang pengamanan. “Saya bangga kok jadi linmas, walaupun katanya polisi hajatan tapi tidak apa-apa, yang penting saya bisa berkontribusi buat wilayah saya,” ucapnya kepada Radar Karawang.

Ia menambahkan, meski upah bulanan yang ia dapatkan tidak seberapa, namun hal itu tetap ia syukuri dengan terus meningkatkan kekompakan dengan para linmas lainnya. Mulai dari pengawalan kegiatan pemerintahan sampai kegiatan masyarakat. “Upahnya sekarang naik jadi Rp175 ribu per bulan, saya tetap syukuri. Karena dengan kita bersyukur berapapun yang kita dapatkan pasti cukup saja sih, toh yang kerja pabrik juga upahnya pada besar masih tidak cukup kok. Jadi kuncinya bersyukur aja,” tambahnya. (mal)