Minum Teh Jangan Berlebihan

Promkes UPTD Puskesmas Klari Ana Sugih

Maksimal Tiga Cangkir Sehari

KLARI, RAKA – Air teh merupakan minuman yang banyak dikonsumsi banyak orang karena rasa khas pahitnya yang nikmat. Selain itu, air teh juga dipercaya memiliki kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan.
Promkes UPTD Puskesmas Klari Ana Sugih mengatakan, air teh dibuat dengan cara merebus air mineral dengan rempah dauh teh yang sudah dikeringkan. “Sehingga rasa khas pahit itu muncul karena saripati dari daun teh tersebut, ” ucapnya, kepada Radar Karawahg, Minggu (17/10).

Ia menambahkan, meskipun rasanya pahit air teh tersebut memiliki sisi manfaat, salah satunya memberikan relax pada tubuh. “Hal itu karena kandungan L-Theanin yang ada pada daun teh yang merangsang dalam merelaksasi tubuh,” tambahnya.
Selain itu, mengkonsumsi air teh setiap hari dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Kandungan polifenol yang ada pada beberapa jenis teh, seperti teh hijau, teh hitam, dan teh olong, mampu meningkatkan sensitivitas insulin di tubuh. “Hal tersebut membuat kadar gula darah menjadi lebih mudah terkontrol,” paparnya.

Masih diungkapkannya, teh air tawar juga dapat mencegah kanker. Teh sudah dikenal sebagai salah satu minuman yang mampu mencegah munculnya penyakit kanker. Kandungan polifenol dan antioksidan yang terdapat di teh diketahui mampu melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Manfaat ini bisa Anda peroleh terutama dari teh hijau dan teh hitam. Meski kehebatan air teh tidak diragukan, warga tetap memperhatikan jumlah teh yang diminum. “Batas konsumsi teh yang dianjurkan adalah 2-3 cangkir sehari. Jangan minum teh melebihi jumlah tersebut, terutama jika anda sedang hamil atau menderita sakit maag,” pungkasnya. (mal)