Tiga Remaja Terjaring Operasi Yustisi

OPERASI YUSTISI: Sejumlah remaja diberikan pembinaan saat terjaring operasi yustisi.

KLARI, RAKA – Tiga anak remaja di bawah umur terjaring operasi yustisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan KRYD Sabtu (17/4) malam.

Kapolsek Klari Kompol Ricky Adipratama mengatakan, pada saat operasi gabungan TNI-Polri itu berlangsung, petugas melakukan pemeriksaan kepada para pemuda yang tengah asyik nongkrong. Dari hasil periksaan tiga anak di bawah umur digelandang oleh pihak kepolisian Klari karena diduga akan melakukan tawuran. “Kita sudah melakukan pemeriksaan dan pemanggilan orang tua, ketiga anak ini terbukti tidak melakukan tawuran, akan tetapi tetap kita berikan pembinaan agar mereka tidak kelayapan saat malam hari, karena akan membahayakan keselamatannya,” tambahnya.

Ia mengaku, selain menggelandang tiga bocah dibawah umur, petugas juga membubarkan paksa cafe dan Warem, kedai kuliner, sampai membubarkan kerumunan warga yang tidak menggunakan prokes di masa pandemi Covid-19 di jalan perbatasan Klari-Majalaya dan Klari-Purwasari. “Serta memberi peringatan bahwa segaka kegiatan usaha dan aktifitas masyarakat dimasa Covid 19 harus diimbangi dengan protokol kesehatan agar mampu menekan potensi paparan Covid-19,” akunya.

Sementara itu Panit Reskrim Polsek Klari Aiptu Agus Achyar tidak membenarkan bahwa kepolisian sektor Klari mengamankan para pemuda yang diduga tergabung pada komunitas All Star. “Berita yang lagi ramai di medsos katanya begitu, tapi itu tidak benar, kita hanya menggelandang tiga bocah dan itupun tidak terbukti, bahkan sudah kita kembalikan lagi kepada orang tuanya. Kalau terbukti salah sih pasti kita akan proses lebih jauh,” pungkasnya. (mal)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka