Zona Oranye Tapi Kasus Corona Bertambah

TES SWAB: Seorang petugas kesehatan sedang melakukan tes swab kepada warga Cikampek.

KLARI, RAKA – Wabah corona di Kabupaten Karawang masih mengalami kenaikan meski Kota Pangkal Perjuangan yang sempat menjadi zona merah turun jadi zona oranye.

Terbaru, lima warga Kecamatan Klari positif corona. Agar tidak meluas, Mupsika Klari lakukan tracking untuk mencegah paparan covid-19 yang berkelanjutan.

Camat Klari Mamat Rahmat mengatakan, sejak Jumat lalu pihaknya mendapatkan kabar bahwa lima orang warga Kecamatan Klari positif corona. “Jadi ada empat desa yaitu Desa Sumurkondang, Klari, Belendung, Anggadita dan satu karyawan PT APF,” ucapnya kepada Radar Karawang, Minggu (11/10).

Ia menambahkan, masing-masing pasien sudah mendapatkan penanganan serta perawatan khusus, sedangkan Muspika Klari tengah sibuk melakukan tracking di beberapa titik khususnya tempat tinggal pasien. “Karena tracking ini perlu untuk memastikan jejak terakhir aktivitas pasien,” tambahnya.

Ia mengaku, mayoritas pasien sebagai buruh pabrik. Kemungkinan besar pasien terpapar saat beraktivitas di perusahaan. Ada juga satu pasien yang berprofesi sebagai sopir perusahaan. “Ya kalau tidak di pabrik ya di luar sih, apalagi kalau sopir kan kebanyakan di jalan,” akunya.

Masih dikatakannya, setelah dilakukan tracking, pihaknya menyerahkan kepada petugas kesehatan untuk menindaklanjuti sehingga paparan corona bisa ditekan. “Jangan sampai malah bertambah lagi, sebisa mungkin kita usahakan yang terbaik,” katanya.

Kepala UPTD Puskesmas Klari dr Sondang Tampubolon mengungkapkan, pada tracking tersebut, pihaknya mendatangi pihak keluarga untuk meminta riwayat perjalanan pasien, khususnya pada seseorang yang sempat berinteraksi beberapa hari ke belakang. “Kita juga sudah minta ke setiap desa supaya dilakukan penyemprotan dan saat itu juga dilakukan penyemprotan. Artinya tracking ini menutup dan memperkecil kemungkinan supaya tidak terjadi paparan lagi kedepannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang dr Fitra Hergyana mengatakan, jumlah pasien masuk per Minggu 11 Oktober 2020, terdapat 42 warga Karawang yang terkonfirmasi virus corona.

Selain itu, dua warga Karawang meninggal dunia dan hasil swabnya positif virus corona. Jumlah tersebut dinilai sangat tinggi. Padahal, dua hari sebelumnya Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan Karawang turun level ke zona oranye. Fitra menyampaikan, 42 orang diketahui positif hasil dari tracing tim Satgas Penanganan Covid-19. Namun, tak sedikit juga warga yang diketahui positif setelah cek kesehatan. “42 orang ini tersebar di berbagai kecamatan. Tidak terklaster. Artinya ini peringatan bagi warga Karawang secara keseluruhan,” kata Fitra.

Ia juga mengungkapkan, terdapat pasien dari lingkungan perusahaan. Yakni dari salah satu perusahaan produksi bahan elektronik serta manufaktur elektronik. Dengan tingginya penambahan ini, jumlah warga Karawang yang terpapar virus corona tembus angka 912 orang. Dengan rincian 701 orang dinyatakan sembuh, dalam perawatan/isolasi 191 orang dan meninggal dunia 35 orang. (mal)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *