HEADLINEKarawang
Trending

KMIK Ingatkan Karawang Masagi Bukan Sebatas Slogan

KARAWANG, RAKA- Keluarga Mahasiswa Islam Jakarta atrau KMIK mengingatkan kepada pemerintah agar tema hari jadi Karawang ini bukan sebatas slogan.

Karawang pada tahun ini genap berusia 392 tahun. Peringatan hari jadi bukan sekadar seremonial, melainkan momentum refleksi bagi seluruh masyarakat dan pemangku kebijakan untuk menengok perjalanan panjang sejarah.

Tema hari jadi ini Karawang MASAGI (Maju, Amanah, Sejahtera, Adaptif, Giat, Inklusif) menjadi pesan penting agar pembangunan Karawang berjalan seimbang, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: Begini Cara Kader Posyandu Karyasari Putus Mata Rantai Stunting

Ketua Umum KMIK Jakarta, Yayan Hidayat mengatakan nilai-nilai yang terkandung dalam tema MASAGI tidak berhenti sebagai slogan, tetapi benar-benar teralisasi dalam kebijakan nyata.

KMIK ingin melihat Karawang yang maju bukan hanya pada sektor industri, tetapi juga dalam kualitas pendidikan dan sumber daya manusianya.

“Amanah dalam kepemimpinan, sejahtera bagi seluruh masyarakat, adaptif terhadap tantangan zaman, giat dalam kerja-kerja pembangunan, serta inklusif dalam merangkul keberagaman. Itulah wajah Karawang yang kami cita-citakan,” imbuh Yayan Hidayat, Minggu (14/8).

Sebagai organisasi mahasiswa Karawang di Jakarta, KMIK Jakarta memiliki kedekatan emosional sekaligus tanggung jawab moral untuk terus peduli terhadap perkembangan tanah kelahiran.

Harapan yang disampaikan Ketua Umum KMIK menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara Karawang sebagai daerah industri dan Karawang sebagai tanah agraris yang dikenal sebagai lumbung padi nasional.

Selain itu, Yayan Hidayat juga menyoroti pentingnya pembangunan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pendidikan yang merata, lapangan kerja yang layak, akses kesehatan yang baik, serta pemberdayaan generasi muda harus menjadi prioritas.

Dengan begitu, Karawang tidak hanya tumbuh sebagai pusat ekonomi, tetapi juga sebagai daerah yang beradab dan berbudaya.

Tonton Juga: THREE SERIAL KILLERS

Hari jadi ini harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk kembali menyadari bahwa pembangunan Karawang bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Melainkan hasil kolaborasi antara masyarakat, pemuda, dan semua elemen daerah.

“Kami di KMIK Jakarta siap menjadi bagian dari ikhtiar itu. Semoga Karawang selalu diberkahi, semakin maju, amanah, sejahtera, adaptif, giat, dan inklusif, serta menjadi kebanggaan bagi kita semua. ” ujar Yayan Hidayat.

Di usia ke-392 tahun ini, Karawang harus semakin MASAGI: kuat dalam identitas, kokoh dalam pembangunan, dan terbuka terhadap perubahan. Generasi muda Karawang, termasuk mahasiswa di perantauan, memiliki peran penting sebagai agen perubahan untuk mewujudkan cita-cita tersebut. (mra)

Related Articles

Back to top button