HEADLINEPurwakarta
Trending

Penyakit Menular, 3.062 Warga Purwakarta Terdiagnosis TBC

PURWAKARTA, RAKA – Dinas Kesehatan Purwakarta mencatat sebanyak 17.552 warga terduga mengidap penyakit TBC. Dari jumlah itu, 3.062 orang telah terdiagnosis TBC sensitif obat dan 20 orang lainnya TBC resisten obat atau TB-RO.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, dr. Eva Lystia Dewi menegaskan bahwa Desa Siaga TBC adalah bentuk komitmen pemerintah daerah bersama masyarakat untuk menghadapi penyakit menular ini.

Baca Juga: 19 Korban Aksi Ricuh di Polres Karawang

“Desa Siaga TBC menjadi garda terdepan. Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penerima layanan kesehatan, tetapi juga terlibat aktif dalam pencegahan, deteksi, dan pendampingan pasien hingga sembuh,” ujarnya, Selasa (2/9).

Ia menjelaskan, program ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan TBC, yang menekankan pentingnya kolaborasi multisektor.

“Tidak mungkin pemerintah berjalan sendiri,” imbuhnya.

Penetapan Desa Siaga TBC harus memiliki kesiapan sumber daya dan kemampuan mandiri untuk melakukan edukasi, investigasi kontak, hingga terapi pencegahan. Selain itu, desa jugaharus bisa menghilangkan stigma negatif terhadap pasien TBC.

“Banyak pasien yang terlambat berobat karena takut dikucilkan. Melalui desa siaga, stigma ini harus dihapus. Pasien harus didukung, bukan dijauhi,” tuturnya.

Tonton Juga: ARIE HANGGARA, THE BIRTH OF THE CHILD PROTECTION LAW

Adapun pemilihan Desa Pusakamulya sebagai lokasi perdana sebagai siaga TBC. Sebab, telah berhasil memenuhi seluruh indikator program TBC.

“Desa Pusakamulya menjadi contoh bahwa dengan kerja sama yang baik, indikator program TBC bisa tercapai. Kami berharap desa-desa lain di Purwakarta dapat mengikuti jejak ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dr. Eva menekankan bahwa target eliminasi TBC 2030 di Purwakarta bukanlah sesuatu yang mustahil jika semua pihak terlibat.

“Kami optimistis. Dengan sinergi, Purwakarta bisa eliminasi TBC di tahun 2030,” ujarnya. (yat)

Related Articles

Back to top button