278 Desa Bebas Corona

KARAWANG, RAKA – Wabah corona yang pada mulanya banyak menjangkiti warga Karawang. Perlahan tapi pasti akhirnya virus impor dari Tiongkok tersebut mulai tamat. Itu terlihat dari data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, kemarin. Tercatat 278 desa di Kota Pangkal Perjuangan sudah terbebas dari corona. Sedangkan 19 desa lainnya masih harus berjuang untuk mengusir Covid-19. Yaitu Desa Solokan Kecamatan Pakisjaya, Desa Tambaksumur Kecamatan Tirtajaya, Desa Medangasem Kecamatan Jayakerta, Desa Labanjaya Kecamatan Pedes, Desa Karyasari dan Kalangsari Kecamatan Rengasdengklok, Desa Mekarjaya Kecamatan Rawamerta, Desa Sukaharja dan Desa Wadas serta Desa Telukjambe Kecamatan Telukjambe Timur, Desa Karangligar dan Margamulya Kecamatan Telukjambe Barat, Desa Klari dan Desa Curug Kecamatan Klari, Desa Mulyasari Kecamatan Ciampel, Desa Purwasari Kecamatan Purwasari, Desa Cikampek Barat Kecamatan Cikampek, Desa Situdam Kecamatan Jatisari, Desa Manggungjaya Kecamatan Cilamaya Kulon.

Minimnya jumlah orang yang terpapar corona, membuat Pemerintah Kabupaten Karawang memboleh pembelajaran tatap muka di sekolah. Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh berpesan, supaya siswa dalam proses pembelajaran tatap muka tersebut untuk menjaga prokes dan tidak adanya kerumunan di kegiatan dan lokasi pembelajaran tersebut. “Saya minta kepada adik – adik semua ketika pembelajaran untuk tetap menggunakan prokes sesuai aturan setelah selesai untuk segera pulang,” katanya.
Ia meminta mereka untuk belajar yang giat dan patuh kepada kedua orang tua. “Giat dan rajinlah belajar, semoga apa yang dicita-citakan tercapai nantinya, jangan lupa tetap taat melaksanakan Prokes,” katanya.

Kepala SMAN 2 Karawang Yuhana menyatakan, pihaknya siap untuk menyambut PTMT baik secara Sumber Daya Manusia maupun infrastruktur sekolah. Untuk tenaga pendidik, Yuhana menyebut hampir 90 persen guru dan staff telah tervaksinasi. Sisanya, terkendala usia dan penyakit bawaan. “Sementara kami memiliki 1008 siswa. Mereka sebelumnya telah melaksanakan vaksinasi secara mandiri. Sisanya untuk hari ini ada sebanyak 150 siswa yang mendapatkan vaksin,” jelasnya.

Ia juga menyatakan pihaknya telah mempersiapkan protokol kesehatan standar covid-19 di lingkungan sekolah. Hal itu dilakukan sesuai dengan peraturan dari pemerintah pusat. Meski demikian, sampai saat ini pihak sekolah belum membuka PTMT karena menunggu keputusan dari Bupati Karawang soal pembelajaran tatap muka. “Selama surat itu belum ada, kami masih memberlakukan pembelajaran jarak jauh bagi siswa,” ucapnya. (psn)