32 UMKM Mati karena Kurang Modal

PAKET UMKM: Hasil produk UMKM di Karawang dipasarkan di Mal Pelayanan Publik. Petugas tengah sibuk menata dan merapikan produk UMKM agar bisa dinikmati masyarakat.

388 Paket Dibagikan di Tiga Titik

KARAWANG, RAKA – Puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tidak beroperasi karena kekurangan modal. Akibatnya, mereka tidak bisa berpartisipasi dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Karawang ke-388. Di HUT Karawang ke-388, Pemda Karawang menggandeng pelaku UMKM untuk menajajakan hasil produknya disejumlah titik. Senin (13/9) kemarin, sejumlah staf di

Dinas Koperasi Kabupaten Karawang menyiapkan paket. Setelah paket sudah siap, pukul 16.00 seluruh paket UMKM di letakkan di Mall Pelayanan Publik (MPP). “Sudah sejak kemarin dan hari ini kami menyiapkan paket, kami dibantu juga sama siswi SMA yang sedang PKL di sini,” ujar Leoni Whisnuwardhani, kepala Seksi Pengembangan Penguatan Perlindungan Usaha Mikro, Senin (13/9).

Sebanyak 68 UMKM ikut serta dalam kegiatan tersebut. Jumlah total UMKM yang diajukan untuk ikut serta awalnya berjumlah 100 UMKM. Sebanyak 32 UMKM tidak dapat mengikuti karena belum beroperasi kembali karena kurangnya modal usaha yang dimiliki. “Kita ikutsertakan itu awalnya 100, namun hanya 68 yang bisa kita kumpulkan dan yang 32 itu sedang tidak dapat produksi karena modal,” tambahnya.

Terdapat tiga lokasi yang akan menjadi lokasi pembagian paket UMKM. Pertama di Alun-alun Kabupaten Karawang, kedua di Masjid Al Jihad, ketiga di MPP. Selain itu juga ada di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Komunikasi dan Informasi dan Dinas Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Anak.
“Sasarannya dinas instansi dan masyarakat umum, hanya sekitar tiga hingga empat dinas saja,” pungkasnya. (nad)