4.163 Rumah Tidak Layak Huni Menunggu Diperbaiki

KARAWANG, RAKA – Sejak memimpin Kabupaten Karawang tahun 2016, Cellica Nurrachadiana dan Ahmad Zamakhsyari menargetkan memperbaiki 6400 rumah tidak layak huni selama 5 tahun. Namun, hingga tahun ke tahun, anggaran maupun jumlah perbaikan rutilahu semakin berkurang.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Radar Karawang, pada tahun 2016 ada 600 unit rutilahu yang diperbaiki. Tahun 2017 sebanyak 1200 unit. Dan tahun ini hingga bulan Agustus baru 237 rumah. Sedangkan anggarannya, tahun 2017 Rp 50 miliar. Tahun ini hanya Rp 41 miliar. Jika dijumlahkan total rutilahu yang sudah diperbaiki dengan target yang dipatok, ada sekitar 4163 rumah yang menunggu diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Karawang. Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang hanya akan menyelesaikan 313 rumah pada tahun 2018. Sedangkan yang sudah diperbaiki baru 237 unit. “Semua rutilahu saat ini dianggarkan di APBD murni jumlah fisiknya 313 paket,” ujar Kepala Bidang Perumahan PRKP Kabupaten Karawang Baehaqi kepada Radar Karawang, Selasa (28/8).

Kata Baehaqi, dari jumlah 313 paket itu bukan hanya program dari Dinas PRKP melainkan dengan pokok pikiran DPRD Karawang. Dan sampai saat ini Baehaki belum menerima laporan kembali. “Data ini per 16 Agustus, untuk fisik sudah 237, sisanya 76 unit lagi,” katanya.

Ia melanjutkan, perbaikan rutilahu tidak dibagi rata. Artinya tidak semua desa mendapatkan program perbaikan rutilahu dengan jumlah yang sama. “Rutilahu itu tidak semuanya sama setiap desa, ada yang dapat dua dan juga tiga sampai empat,” ungkapnya.

Sedangkan anggaran yang dikucurkan kata Baihaqi, Rp 41 juta per unit. “Saya mohon semuanya harus hati-hati. Sebab semuanya harus dilakukan sesuai dengan rencanan anggaran belanja ajuan,
” ujarnya. (apk/psn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here